Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyampaikan stabilitas sektor jasa keuangan tetap terkendali di tengah dinamika ekonomi global yang masih menunjukkan perlambatan aktivitas. Ini berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Oktober 2025.
Di Amerika Serikat (AS), perekonomian mulai menunjukkan tanda pelemahan. Pasar tenaga kerja mengalami tekanan, ancaman penutupan pemerintah atau government shutdown kembali mencuat, dan sejumlah perusahaan besar menghadapi risiko gagal bayar. Namun demikian, bank sentral AS, The Federal Reserve, diperkirakan akan mengambil sikap lebih longgar melalui penurunan suku bunga kebijakan.
Sementara itu, di Tiongkok, beberapa indikator permintaan berada di bawah ekspektasi pasar. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan III tercatat melambat, dengan konsumsi rumah tangga yang masih tertahan. Penjualan ritel serta aktivitas sektor properti juga menunjukkan perlambatan, menandakan masih lemahnya konsumsi domestik.
"Stabilitas sektor jasa keuangan (nasional) tetap terjaga meski indikator kinerja perekonomian global menunjukkan perlambatan aktivitas di berbagai kawasan," kata Mahendra dalam konferensi pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Oktober 2025 secara daring, Jumat (7/11).
Untuk kondisi dalam negeri, lanjutnya, perekonomian Indonesia dinilai tetap solid. Pertumbuhan ekonomi triwulan III tercatat sebesar 5,04% dan indeks PMI manufaktur masih berada pada zona ekspansif.
Kendati demikian, OJK menilai permintaan domestik memerlukan dukungan lebih lanjut, seiring moderasi inflasi dan masih berhati-hatinya konsumen dalam belanja, yang tecermin dari perkembangan penjualan ritel, semen, dan kendaraan bermotor.
Dalam rangka memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional, OJK menegaskan komitmennya mendukung optimalisasi peran sektor jasa keuangan, antara lain melalui perluasan akses pembiayaan.
Mahendra menekankan bahwa Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) berfungsi sebagai sumber informasi netral mengenai rekam jejak kredit, bukan sebagai satu-satunya dasar penilaian kelayakan pembiayaan.
"Penilaian pemberian kredit tetap harus mempertimbangkan karakter, arus kas, kapasitas pembayaran, dan prospek usaha ke depan. SLIK tidak dimaksudkan menjadi hambatan bagi pihak yang memerlukan pembiayaan," ujar Mahendra.
Selain itu, OJK terus memperkuat koordinasi melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga secara menyeluruh. (Ins/E-1)
Dalam percakapan global tentang masa depan modal dan ekonomi Asia Tenggara, Indonesia bukanlah sekadar pasar negara berkembang, melainkan sebuah ekonomi kepulauan.
Robinhood MarketsĀ Inc, perusahaan layanan keuangan asal Amerika Serikat, resmi mengambil langkah strategis untuk memasuki pasar Indonesia.
Gelombang agentic AI tengah menjadi magnet utama inovasi di dunia keuangan, menghadirkan otomatisasi cerdas dan kecerdikan adaptif yang mengubah cara lembaga finansial beroperasi.
YAYASAN Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) memilih 17 perusahaan sebagai pemenang KEHATI ESG Award 2025
DALAM industri keuangan saat ini, data menjadi elemen vital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved