Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Indonesia Financial Group (IFG), Holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi, melalui salah satu anggota holdingnya PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) menyepakati kerja sama dengan Swiss Re Asia (Swiss Re) dalam rangka memperkuat lini bisnis menjadi risk management partner di ekosistem BUMN. Kerja sama tersebut tertuang dalam penandatangan nota kesepahaman yang dilaksanakan, di Jakarta, Rabu (15/5).
Direktur Bisnis IFG Pantro Pander Silitonga mengungkapkan, sebagai holding, pihaknya mendorong Jasindo untuk memperkuat lini bisnis di asuransi umum dengan menjadi risk management partner. Langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menggandeng mitra strategis, seperti Swiss Re yang telah mempunyai pengalaman dan keahlian di segmen penilaian risiko.
Kerja sama tersebut juga bertujuan untuk menjaga pertumbuhan dan ketahanan operasional bisnis ekosistem BUMN melalui layanan mitigasi risiko yang lebih komprehensif dan efektif.
Baca juga : Perusahaan dari Grup Mind Id Lebarkan Bisnis ke Energi Baru Terbarukan
“Langkah strategis ini merupakan sebuah terobosan baru dari peran IFG sebagai holding BUMN melalui Asuransi Jasindo yang tidak hanya berperan sebagai perusahaan penyedia asuransi saja tetapi sebagai mitra BUMN dalam pengelolaan risiko operasional sehingga berdampak positif pada pertumbuhan BUMN secara berkelanjutan,” jelas Pantro.
Melalui kolaborasi itu, Swiss Re akan mempertajam peran Asuransi Jasindo untuk lebih mampu mengidentifikasi dan memberikan solusi terkait adanya kesenjangan perlindungan (protection gap) sehingga pengelolaan risiko di BUMN menjadi lebih optimal, efisien dan komprehensif.
Direktur Operasional Asuransi Jasindo Ocke Kurniandi mengatakan, pihaknya menyambut positif kerja sama tersebut sehingga perseroan tidak hanya menjadi penyedia jasa asuransi tapi juga mampu mendukung pengelolaan risiko yang sustainable.
Perusahaan terus melakukan transformasi untuk menjamin pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, tetapi juga mampu memberikan added value kepada segenap stakeholder, terutama mitra bisnis yang selama ini mendapatkan layanan perlindungan dari Jasindo.
“Kami berharap dengan adanya kerjasama ini, Asuransi Jasindo dapat menjalankan bisnisnya dengan lebih berkelanjutan, serta mendukung kemampuan perusahaan dalam memberikan perlindungan terhadap mega risk, terutama di ekosistem BUMN. Kami juga dapat belajar dari keahlian dan pengalaman Swiss Re dalam hal risk management partnership,” tutur Ocke. (Z-11)
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Fokus utama kajian dari Anisha adalah penegasan posisi BUMN sebagai entitas hukum terpisah (separate legal entity) yang tetap mengemban mandat konstitusional demi kemakmuran rakyat.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan kritik keras kepada jajaran direksi badan usaha milik negara (BUMN) lantaran terlalu lama menerapkan praktik pengelolaan yang merugikan negara.
Risiko tidak hanya datang dari praktik korupsi yang disengaja, tapi juga dari ketidaktahuan dan kelalaian dalam menjalankan fungsi kontrol internal.
PT Asuransi Tokio Marine Indonesia (TMI) menggelar seminar hybrid bertajuk Strategi Mitigasi Risiko dan Klaim (dalam asuransi pengangkutan) untuk klien, broker, dan agen.
Saat ini sedang dikembangkan rancangan berbasis kinerja menggunakan prosedur analisis respon wilayah waktu untuk bangunan tahan gempa.
PSIKOLOG klinis lulusan Universitas Indonesia Annisa Mega Radyani menyampaikan kecenderungan orang dalam merespons informasi risiko bencana alam serta langkah-langkah bijak
Kesadaran umat Islam tentang perubahan iklim yang dipahami masyarakat sebagai takdir harus dilihat lagi maknanya sebagai sesuatu yang bisa diubah dalam arti bisa dimitigasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved