Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BUMN Holding Industri Pertambangan Mind Id berupaya mewujudkan tujuan mulia (noble purpose) Grup Mind Id melalui ekspansi perusahaan ke bisnis energi baru terbarukan (EBT).
Dalam hal ini, perusahaan dari Grup Mind Id, PT Bukit Asam Tbk, melalukan diversifikasi bisnis untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan.
Melalui anak perusahaannya, PT Bukit Energi Investama (BEI), PT Bukit Asam Tbk melakukan penjajakan sinergi dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), pemanfaatan EBT, dan peluang bisnis jasa ketenagalistrikan lainnya dengan PT Krakatau Chandra Energi (KCE).
Baca juga : Grup Mind Id Garap Program Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Direktur Utama PT Bukit Energi Investama (BEI) Biverli Binanga menandatangani Nota Kesepahaman bersama Direktur Utama PT Krakatau Chandra Energi (KCE) Erri Dewi Riani di Jakarta, baru-baru ini.
Melalui kesepakatan ini, PT Bukit Asam Tbk ingin mendorong praktik bisnis yang berdampak positif pada kelestarian alam, termasuk dampak di bidang ekonomi.
Sementara bagi PT Krakatau Chandra Energi (KCE), kesepakatan ini menjadi upaya untuk terus menyediakan solusi infrastruktur bidang pembangkit tenaga listrik, jasa kelistrikan, dan EBT.
Baca juga : Grup Mind ID Sukses Pangkas Emisi 618,5 Ton Selama Januari-Oktober Melalui PLTS
Bisnis yang berkelanjutan adalah keharusan bagi PT Bukit Asam Tbk yang ingin terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional. Ekspansi perusahaan ke bisnis EBT selaras dengan Tujuan Mulia Grup Mind Id.
"Mind Id ditargetkan mampu meningkatkan konsumsi energi yang berasal dari EBT hingga mencapai 40,2 juta giga joule (GJ) pada 2030," kata Sekretaris Perusahaan Mind Id, Heri Yusuf dalam keterangan pers, Minggu (18/2/2024).
Dari target tersebut, Grup Mind Id mencatat telah mengonsumsi energi EBT hingga 33,5 juta GJ pada 2021.
Baca juga : Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim ANTAM Masuki Tahapan First Metal Tapping
Rencananya, jumlah tersebut akan meningkat 20% pada 2030 dan diprediksi akan meningkat sebesar 57 persen atau 52,5 persen pada 2060.
Prediksi tersebut didasarkan pada aspirasi pemerintah untuk mencapai net zero emission (NZE) pada 2060.
Grup Mind Id terus berkomitmen mendukung aspirasi pemerintah tersebut, salah satunya melalui ekspansi dan akselerasi energi perusahaan ke bisnis EBT.
Baca juga : Mind Id Terus Dukung Kiprah Local Heroes di Sejumlah Daerah
Grup Mind Id juga terus mendorong pencapaian nol emisi karbon melalui beberapa strategi yang sudah dan akan dilakukan dalam beberapa tahun ke depan.
Perusahaan memiliki strategi yang diformulasikan dengan berbasis prinsip ramah lingkungan dan EBT.
Mind Id melakukan implementasi efisiensi energi dalam kegiatan penambangan dan pengolahan hasil penambangan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi konsumsi energi dan biaya operasional. (S-4)
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Fokus utama kajian dari Anisha adalah penegasan posisi BUMN sebagai entitas hukum terpisah (separate legal entity) yang tetap mengemban mandat konstitusional demi kemakmuran rakyat.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan kritik keras kepada jajaran direksi badan usaha milik negara (BUMN) lantaran terlalu lama menerapkan praktik pengelolaan yang merugikan negara.
Pengamat BUMN sekaligus Managing Director Lembaga Manajemen FEB UI Toto Pranoto menegaskan, industri pertahanan nasional perlu mendapatkan perhatian dan perlakuan khusus dari negara.
IFG mendorong PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) dan seluruh anggota holding untuk fokus memperkuat tata kelola bisnis dan operasional perusahaan.
PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) menyepakati kerja sama dengan Swiss Re Asia (Swiss Re) dalam rangka memperkuat lini bisnis di ekosistem BUMN.
BRI bersama Pegadaian dan PNM menyiapkan 85 armada bus dengan rute Jakarta-Yogyakarta (via jalur Selatan), Jakarta-Wonogiri (via jalur Utara) dan Jakarta-Surabaya (via tol Trans Jawa).
LEMBAGA pemeringkat perusahaan Pefindo memberikan peringkat idAAA terhadap PT Pupuk Indonesia (Persero) (PIHC) dengan outlook stabil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved