Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Indonesia Global Compact Networks (IGCN) menggelar Sustainable Development Goals Innovation (SDGI) Accelerator untuk mendukung sumber daya manusia (SDM) generasi inovator masa depan. Kegiatan yang didukung penuh oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu diselenggarakan untuk memberdayakan talenta muda sehingga dapat berkolaborasi dan mendorong inovasi bisnis yang selaras dengan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals. Fokusnya adalah pada pengembangan dan penerapan solusi inovatif melalui teknologi, inisiatif, dan model bisnis terbaru yang berkontribusi terhadap tujuan keberlanjutan perusahaan.
Ini merupakan tahun kedua SDGI Accelerator diselenggarakan di Indonesia. Sebanyak 16 tim inovator muda dari 15 perusahaan di seluruh tanah air dilibatkan.
Program tersebut dilangsungkan selama enam bulan. Ketika program selesai pada September mendatang, Indonesia akan memiliki jaringan global yang terdiri dari para profesional muda.
Baca juga : Hakteknas ke-28, Momentum Tingkatkan Kompetensi Talenta Riset dan Inovasi untuk Indonesia Emas 2045
“Kami percaya bahwa SDGI akan berperan penting dan menjadi solusi baru dalam dunia ekonomi. Dengan keterlibatan para talenta muda, kami berkomitmen untuk mendukung program ini dan sangat bersemangat untuk menjadi mitra mereka selama proses mewujudkan inovasi-inovasi tersebut,” ujar Direktur Eksekutif IGCN Josephine Satyono melalui keterangan tertulis, Kamis (16/5).
Adapun, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko turut mendukung terselenggaranya agenda tersebut. Menurutnya, SDGI adalah bagian ari upaya untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Kami di BRIN berkomitmen penuh untuk mendukung SDGI Accelerator bagi profesional muda di Indonesia karena hal tersebut mencerminkan salah satu elemen utama untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Kami percaya ini akan mengaktifkan para profesional bisnis muda, untuk memikirkan kembali model bisnis tradisional dan membuka peluang bisnis baru,” jelasnya. (Z-11)
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset pada 2026 hingga Rp12 triliun. Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor, presiden minta kerja sama dengan BRIN
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
Kepala BRIN Arif Satria menyatakan kesiapan riset dan inovasi Giant Sea Wall untuk mengatasi banjir rob dan penurunan tanah di Pantura Jawa.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Proyeksi hingga 2040 menunjukkan Sumatera menjadi wilayah paling rawan terhadap cuaca ekstrem.
Keberadaan Arsinum sangat membantu warga yang kesulitan memperoleh air bersih dan air minum setelah bencana.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
Filantropi berperan penting memperkuat UMK dan ekonomi rakyat lewat pendanaan, pendampingan, dan kolaborasi demi pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Corporate Forum for Community Development (CFCD) menggelar Penganugerahan Indonesia CSR Award (ICA) ke-12 dan Indonesia SDGs Award (ISDA) ke-10 Tahun 2025.
UMJ mewisuda 1.558 lulusan pada Periode II Tahun 2025, menegaskan komitmen pendidikan inklusif, riset berbasis SDGs, dan kesiapan menghadapi transformasi digital.
Melalui penghargaan ini, komitmen Sido Muncul dalam memperkuat praktik pembangunan berkelanjutan di lingkungan perusahaan semakin tidak bisa terbantahkan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved