Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Indonesian Petroleum Association (IPA) Yuzaini Bin Md Yusof menilai Indonesia menjadi pemain kunci dalam energi global. Dengan menempatkan gas bumi sebagai jembatan peralihan energi fosil ke energi baru terbarukan, pemerintah diminta menggenjot investasi gas bumi.
"Saya menggarisbawahi posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam masyarakat energi global. Untuk itu, investasi gas dalam skala besar perlu ditingkatkan," ujar Yuzaini dalam Indonesia Petroleum Association Conference and Exhibition (IPA Convex) 2024 di ICE BSD Tangerang, Selasa (14/5).
Dia menjelaskan Indonesia menyumbang 40% dari total volume temuan gas di kawasan Asia Pasifik. Memanfaatkan potensi tersebut, pemerintah Indonesia diminta mengintensifkan berbagai upaya untuk menarik pelanggan gas bumi.
Baca juga : Vinilon Bawa Teknologi Perpipaan Terbaru di Mining Indonesia 2023
"Diperlukan sikap kompetitif terhadap negara-negara lain dalam persaingan arus masuk modal. Caranya dengan menerapkan inisiatif dan kebijakan fiskal dan non-fiskal strategis," terangnya.
Selain itu, dibutuhkan solusi dari pemerintah dalam menyelesaikan tantangan besar dalam membangun infrastruktur gas bumi maupun dalam hal bisnis penyaluran. Menurut Presiden IPA, upaya penyelesaian masalah dan kemudahan bisnis diperlukan guna menciptakan lingkungan investasi yang kondusif dan meningkatkan kepercayaan investor.
"Gas memiliki peran penting dalam banyak aspek perekonomian kita. Namun, masalah pembangunan gas memiliki tantangan teknis dan komersial yang signifikan. Oleh karena itu memerlukan perhatian segera dan solusi inovatif," tegas Yuzaini
Baca juga : Proyek Pipa Gas Senipah - Balikpapan Krusial bagi Ketahanan Energi di Kalimantan
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menjelaskan selama transisi energi menuju net zero emission di 2060, minyak dan gas akan terus memainkan peran penting dalam mengamankan pasokan energi, khususnya di bidang transportasi dan pembangkit listrik. Gas akan digunakan untuk menjembatani 100% penerapan pembangkit energi terbarukan.
"Meski demikian, industri hulu migas harus menerapkan strategi penurunan emisi termasuk penerapan teknologi energi bersih seperti carbon capture storage (CCS) dan carbon capture utilization and storage (CCUS)," ungkapnya.
Dia menambahkan pemerintah Indonesia tengah menggalakkan penambahan wilayah kerja migas baru setiap tahunnya. Investor dapat berpartisipasi melalui proses penawaran wilayah kerja yang dilakukan pemerintah atau bernegosiasi langsung dengan pemerintah.
Baca juga : Lapangan MAC Penghasil Gas di Selat Madura Siap Beroperasi
Untuk menjaga iklim investasi, pemerintah juga memberikan beberapa fasilitas perpajakan dan insentif bagi kegiatan usaha hulu untuk menarik investor. Fasilitas perpajakan tersebut, kata Arifin, akan mencakup beberapa pengecualian pajak tidak langsung yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2010 tentang Biaya Operasi yang Dapat Dikembalikan dan Perlakuan Pajak Penghasilan di Bidang Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2017 tentang Perlakuan Perpajakan pada Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi dengan Kontrak Bagi Hasil Gross Split.
Adapun insentif kegiatan usaha hulu akan mencakup seluruh hal yang menjadi kewenangan Kementerian ESDM, sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 199 Tahun 2021 tentang Pedoman Pemberian Insentif Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.
Selain itu, saat ini Kementerian ESDM dan lembaga pemerintah terkait, sedang dalam tahap akhir dalam merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 27 dan Nomor 53 Tahun 2017. Revisi ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan ekonomi proyek minyak dan gas. (Z-8)
Memasuki usia ke-19 tahun, PT Pertamina Gas (Pertagas) menegaskan perannya dalam mendukung transisi energi nasional melalui penyediaan gas bumi yang andal, aman, dan berkelanjutan.
Menutup 2025, PT Pertamina Gas (Pertagas) meraih apresiasi penting dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
PT PGN telah menyiapkan Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 guna menjamin distribusi gas bumi tetap aman dan andal selama periode libur akhir tahun.
Kawasan industri Batang saat ini sudah menikmati gas dari wilayah Jawa Timur.
Kegiatan ini dapat menjadi sarana edukatif yang efektif bagi masyarakat dalam memahami manfaat dan cara penggunaan gas bumi
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membentuk Pusat Krisis Industri Pengguna Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).
Eskalasi konflik ini langsung menarik perhatian dunia akan gangguan rantai pasok logistik global yang bisa menekan ekonomi banyak negara.
Memasuki usia ke-19 tahun, PT Pertamina Gas (Pertagas) menegaskan perannya dalam mendukung transisi energi nasional melalui penyediaan gas bumi yang andal, aman, dan berkelanjutan.
IESR-Kemenko Perekonomian Luncurkan Kajian Implementasi Program PLTS 100 GW
Proyek Waste-to-Energy (WTE) Danantara kini memasuki fase penentuan menjelang pengumuman pemenang lelang tahap pertama yang dijadwalkan pada Februari 2026.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjalin kerja sama strategis dengan PT Borneo Indobara (BIB) melalui penandatanganan perjanjian jual beli REC.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved