Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Perkuat Pasokan, PGN Tambah 230 Km Jalur Gas

Golda Eksa
07/3/2026 21:49
Perkuat Pasokan, PGN Tambah 230 Km Jalur Gas
Ilustrasi .(Antara-HO)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperkuat komitmennya dalam memperluas infrastruktur gas bumi nasional. Sepanjang 2025, Subholding Gas Pertamina ini berhasil menambah lebih dari 230 kilometer (km) jaringan pipa distribusi untuk mendukung sektor industri dan pembangkit listrik.

Ekspansi masif ini dibarengi dengan kinerja operasional yang solid. PGN mencatatkan volume niaga gas bumi sebesar 836 BBTUD, sementara volume transmisi gas bumi naik 4% menjadi 1.609 MMSCFD dibandingkan tahun sebelumnya.

Kinerja positif juga terlihat pada segmen infrastruktur LNG. Volume regasifikasi melalui FSRU Lampung dan Terminal Regasifikasi Arun mencapai 254 BBTUD, tumbuh signifikan sebesar 17%. Hal ini mempertegas peran PGN dalam menjaga keandalan pasokan energi di berbagai wilayah.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menegaskan bahwa optimalisasi portofolio menjadi kunci keberlanjutan layanan.

“Keandalan penyaluran gas bumi bagi pelanggan tetap menjadi prioritas utama PGN. Kami mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas dan LNG serta menerapkan pengelolaan volume secara adaptif untuk memastikan keberlanjutan layanan energi kepada pelanggan,” ujar Fajriyah dalam keterangan resminya, Sabtu (7/3).

Dari sisi finansial, PGN membukukan pendapatan sebesar US$ 3,9 miliar pada 2025, meningkat 5% secara tahunan. Meskipun terdapat penyesuaian nilai aset (impairment) pada entitas anak usaha di sektor hulu yang bersifat non-cash, arus kas operasional perseroan tetap kuat di angka US$ 657,1 juta dengan EBITDA sebesar US$ 971,2 juta.

Disiplin fiskal menjadi sorotan utama, di mana beban umum dan administrasi berhasil ditekan hingga 17% atau turun sebesar US$ 33,3 juta. Laba bersih tercatat sebesar US$ 215,4 juta, sementara laba operasi mencapai US$ 519,6 juta.

Fajriyah menambahkan bahwa diversifikasi portofolio yang berfokus pada segmen midstream dan downstream menjadi fondasi ketahanan korporasi.

“Kami konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan arus kas dan portofolio, termasuk langkah selektif pada proyek prioritas. Strategi ini penting untuk memperkuat ketahanan korporasi dalam menghadapi tantangan ke depan,” jelasnya.

Selain distribusi gas, anak perusahaan PGN juga menunjukkan tajinya. Volume pemrosesan LPG naik 8% menjadi 117 metrik ton per hari, dan di pasar internasional, PGN sukses mengirimkan tujuh kargo LNG atau setara 59 BBTUD sepanjang 2025.

Dengan tingkat ketersediaan sistem operasi (availability) mencapai 98,84%, PGN optimistis dapat terus mendukung transisi energi nasional melalui pengembangan infrastruktur gas yang terintegrasi dan berkelanjutan. (P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya