Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMANASNYA tensi geopolitik Iran dengan Israel diyakini hanya memberi dampak minor terhadap kinerja perdagangan internasional Indonesia. Hal itu merujuk dari realisasi dagang antara Indonesia dengan dua negara tersebut di 2023 yang terbilang cukup kecil.
"Saya garisbawahi, secara umum, dapat disimpulkan nilai perdagangan Indonesia dengan Iran dan Israel relatif kecil, keduanya bukan mitra dagang utama di Timur Tengah," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (22/4).
Data BPS menunjukkan, nilai ekspor Indonesia ke Iran pada 2023 senilai US$195,13 juta, setara 2,15% terhadap total ekspor Indonesia ke Timur Tengah. Komoditas utama yang diekspor ke Iran ialah buah-buahan, kendaraan dan bagiannya, dan berbagai produk kimia.
Baca juga : Amerika Imingi Rp28 T jika Indonesia Hubungan dengan Israel
Sedangkan nilai impor Indonesia dari Iran pada tahun lalu senilai US$11,72 juta, setara 0,12% terhadap total impor dari Timur Tengah. Komoditas yang dominan diimpor dari Iran ialah buah-buahan, bahan bakar mineral, dan bahan kimia organik.
Adapun nilai ekspor Indonesia ke Israel pada 2023 senilai US$165,77 juta, setara 1,83% dari total ekspor ke Timur Tengah. Komoditas utama yang diekspor ke Israel ialah lemak dan minyak hewan/nabati, alas kaki, dan mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya.
Sementara nilai impor Indonesia dari Israel di tahun lalu sebesar US$21,93 juta, setara 0,22% terhadap total impor dari Timur Tengah. Komoditas utama yang diimpor dari Israel ialah mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya, perkakas dan peralatan dari logam tidak mulia, mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya.
Amalia mengatakan, nilai perdagangan internasional Indonesia ke kawasan Timur Tengah pada 2023 senilai US$19,20 miliar, setara 3,99% terhadap total nilai perdagangan dengan seluruh negara.
Negara-negara yang masuk dalam kawasan Timur Tengah di perdagangan internasional Indonesia ialah UEA, Arab Saudi, Mesir, Yordania, Qatar, Irak, Oman, Kuwait, Iran, Israel, Yaman, Lebanon, Bahrain, Suriah, dan Palestina. "Tiga negara dengan nilai dagang terbesar adalah Arab Saudi, UEA, dan Oman," pungkas Amalia. (Z-10)
BPS beberkan data perdagangan RI di jalur Selat Hormuz di tengah konflik Iran-Israel. Intip nilai ekspor-impor miliaran dolar yang terancam jika jalur ini lumpuh.
Konflik Israel-Lebanon memanas! 31 orang tewas dan ratusan luka-luka akibat serangan udara Israel. IDF imbau warga Lebanon selatan segera mengungsi sejauh 1 km.
Iran berduka atas gugurnya Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah petinggi militer dalam serangan AS-Israel. Presiden Pezeshkian sebut ini deklarasi perang terbuka.
ALIANSI Penyelenggara Haji dan Umrah Seluruh Indonesia (ASPHIRASI) menyatakan belum ada keputusan resmi penundaan keberangkatan jamaah umrah setelah konflik di Timur Tengah antara Iran, AS
PERDANA Menteri Libanon, Nawaf Salam, mengecam serangan roket yang diluncurkan dari wilayah selatan negaranya.
Dunia Arab kerap dipersepsikan secara simplistis sebagai kawasan yang identik dengan konflik dan instabilitas.
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Pengamat militer Khairul Fahmi menilai kehadiran Indonesia di Board of Peace dan rencana 8.000 TNI ke Gaza krusial cegah dominasi politik Israel.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
LEMBAGA think tank GIF menilai kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) menunjukkan kecenderungan yang semakin agresif dan koersif dalam merespons dinamika geopolitik global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved