Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku pemerintah berupaya mendatangkan investasi dari perusahaan raksasa teknologi dari Amerika Serikat (AS), Apple Inc untuk membangun pabrik ponsel di Indonesia. Ini disampaikan Agus usai mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu dengan Chief Executive Officer (CEO) Apple Tim Cook di Istana Merdeka, Rabu (17/4).
"Kami sudah sepakat bahwa proses untuk membangun manufaktur mereka (Apple) di Indonesia. Mereka juga bisa menggunakan komponen-komponen handphone yang diproduksi di Indonesia," ungkap Agus di Jakarta.
Menperin menerangkan Indonesia merupakan pasar yang potensial untuk memproduksi ponsel dan industri siap memasok komponen ponsel Iphone. Berdasarkan data yang dihimpun Agus, di tahun lalu Indonesia memproduksi hampir 50 juta unit ponsel dan 2,8 juta unit di antaranya diimpor.
Baca juga : Investasi di Indonesia, Apple Ingin Diversifikasi Pasokan dari Tiongkok
"Dari 2,8 juta impor tersebut, 85% adalah produk-produk Apple. Angka importasi mencapai US$1 miliar atau US$2 miliar (sekitar Rp16,2 triliun-32,4 triliun)," urainya.
Kemenperin, lanjutnya, akan melakukan business matching atau pertemuan bisnis antara pelaku bisnis dengan calon mitra terkait komponen-komponen perakitan ponsel. Diharapkan Apple bisa segera memperluas ekspansi bisnisnya di Tanah Air.
"Kemenperin akan melakukan business matching. Kami sudah punya list terhadap komponen handphone yang sudah bisa diproduksi di Indonesia yang mungkin bisa dikawinkan dengan komponennya (Apple) itu," kata Politikus Partai Golkar itu.
Baca juga : Ini Alasan Apple Rilis iPhone Baru Setiap Tahun
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie yang juga ikut pertemuan dengan Tim Cook menyampaikan bos Apple itu memberikan sinyal positif terkait investasi dan Akademi Apple di Indonesia.
"Indonesia negara yang menarik dan potensial bagi Apple,“ ujar Budi Arie menirukan ucapan Cook.
Budi menyebut untuk memproduksi Iphone dibutuhkan 360 komponen. Namun, saat ini Indonesia baru bisa menyuplai dua komponen. Presiden Jokowi pun minta kepada Tim Cook agar memperbanyak komponen perakitan yang dibuat di Indonesia. (Z-10)
Industri brokerage properti di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pergeseran perilaku konsumen yang semakin rasional dan berbasis data
Upaya meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan semakin menjadi fokus dalam transformasi digital dunia kerja.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
Laporan SMACC 2021 menempatkan negara ini di peringkat pertama dunia terkait unggahan konten penyiksaan hewan.
Hidrogen merupakan unsur paling ringan dan paling melimpah di alam semesta. Namun, asal-usul hidrogen yang ada di Bumi selama ini masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan
Mobil bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan penunjang aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, memilih mobil yang tepat menjadi keputusan penting
MENTERI Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa instrumen perlindungan produk manufaktur nasional/Non Tarifd Measures (NTMs) dalam negeri masih relatif sedikit.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan selama satu tahun periode kepemimpinan Presiden Prabowo, Industri Pengolahan Non Migas (IPNM) berhasil tumbuh 4,94%.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartsasmita menegaskan bahwa reformasi Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bakal diawasi secara ketat.
Ketua Umum Terpilih Himpunan Kawasan Industri (HKI), Akhmad Maruf mengungkapkan bahwa HKI akan secara aktif mendukung agenda pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Sebelum direvisi, Permendag No 8/2024 menghapus peran Kementerian Perindustrian dalam proses pemberian izin impor, khususnya soal persetujuan teknis (pertek).
Pemerintah menyadari proses transformasi menuju industri ramah lingkungan memerlukan biaya yang besar, dan saat ini masih banyak pelaku industri yang melihatnya sebagai beban biaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved