Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Pasar saham jatuh dan harga minyak naik pada Selasa (16/4) di tengah meningkatnya kekhawatiran akan perang yang lebih luas di Timur Tengah, setelah panglima militer Israel berjanji akan memberikan tanggapan terhadap serangan Iran terhadap negaranya pada akhir pekan lalu.
Aksi jual ini terjadi setelah tiga indeks utama Wall Street anjlok sebagai respons terhadap data penjualan ritel AS yang lebih buruk dari perkiraan. Hal ini memperkuat pandangan bahwa negara dengan ekonomi utama dunia tersebut masih berada dalam kondisi yang buruk dan semakin melemahkan harapan penurunan suku bunga tahun ini.
Para pedagang juga mencerna angka-angka yang menunjukkan ekspansi Tiongkok dengan mudah mengalahkan ekspektasi dalam tiga bulan pertama tahun ini. Namun, data ritel dan industri jauh di bawah standar menunjukkan bahwa para pemimpin Tiongkok memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan.
Baca juga : Harga Minyak Turun Berkat Harapan Penurunan Eskalasi Pasca-Serangan Iran
Semua mata tertuju ke Timur Tengah setelah Teheran menembakkan ratusan rudal dan drone ke musuh regionalnya, Israel sebagai pembalasan atas serangan 1 April di gedung konsuler kedutaan besarnya di Damaskus yang menewaskan tujuh Garda Revolusi Iran.
Meskipun sistem pertahanan udara menghancurkan sebagian besar serangan dan Iran mengatakan “masalah ini dapat dianggap selesai”, panglima militer Israel Jenderal Herzi Halevi memberikan peringatan, sehingga memicu kekhawatiran akan eskalasi yang berbahaya.
Warren Patterson, di ING Groep, mengatakan potensi serangan balasan Israel membuat situasi ketidakpastian dan ketegangan ini akan berlangsung cukup lama. “Semakin besar eskalasi yang kita lihat, semakin besar kemungkinan kita melihat pasokan minyak dari wilayah tersebut terkena dampaknya.”
Harga minyak naik di perdagangan Asia, setelah tergelincir pada Senin di tengah harapan akan terjadinya deeskalasi menyusul seruan AS kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk tidak melakukan serangan balik.
West Texas Intermediate, misalnya naik 0,1% dengan posisi US$85,46 per barel. Sementara Brent North Sea Crude melonjak 0,4% pada posisi US$90,44 per barel. (AFP/M-3)
Dubes Palestina Riyad Mansour dan utusan OKI mengecam keras langkah kabinet Israel yang memperluas kontrol di Tepi Barat. Simak detail langkah diplomatik di PBB.
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Rabu waktu setempat.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Harga minyak Brent dan WTI jatuh hampir 3% setelah pernyataan Donald Trump terkait situasi di Iran meredakan kekhawatiran pasar akan gangguan pasokan global.
Pemerintah Indonesia menegaskan tidak akan mencampuri konflik politik antara Amerika Serikat dan Venezuela. Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut pemerintah fokus pada urusan dalam negeri.
PRAKTISI minyak dan gas (migas) Hadi Ismoyo menilai konflik AS-Venezuela tidak akan mengubah jalur perdagangan minyak dunia maupun mendorong kenaikan harga minyak global.
Pemerintah Indonesia memastikan konflik AS dan Venezuela belum berdampak pada ekonomi domestik. Harga minyak dunia terpantau stabil di US$63 per barel.
Seigle memprediksi tren jangka menengah tetap menuju moderasi harga minyak.
Meski ketegangan di Timur Tengah belum mereda, harga minyak dunia belum pernah mencapai di atas US$75 per barel dalam beberapa bulan terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved