Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MATA uang Yen mencapai level terendah dalam 34 tahun terhadap dolar pada Rabu (27/3), hanya seminggu setelah Bank of Japan mengumumkan kenaikan suku bunga yang sangat dinanti-nantikan sebagai pergeseran dari kebijakan moneter yang sangat longgar selama bertahun-tahun.
Mata uang tersebut melemah menjadi 151,97 per dolar, level terendah sejak 1990, sebelum pulih ke level sekitar 151,72.
Penurunan ini terjadi setelah pejabat bank sentral puncak menyarankan bank akan terus mengejar kebijakan akomodatif untuk saat ini, mengikuti komentar sebelumnya dari Bank of Japan.
Baca juga : Dolar AS Rebound, Pound Jatuh Terseret Inflasi Inggris
Namun segera setelah itu, menteri keuangan mengatakan otoritas tidak akan ragu-ragu untuk "mengambil tindakan tegas terhadap pergerakan forex yang berlebihan" - meningkatkan spekulasi tentang intervensi pemerintah untuk menopang mata uang.
Dalam dua tahun terakhir, yen telah melemah secara tajam dari level sekitar 115 terhadap dolar, sebelum invasi Rusia ke Ukraina.
Sementara bank sentral di seluruh dunia menaikkan suku bunga secara agresif untuk mengatasi inflasi yang melonjak, Bank of Japan tetap pada kebijakan longgar, menekan nilai yen.
Baca juga : Dolar AS Perkasa, Investor Tunggu Kabar The Fed
Ini merupakan kabar baik bagi para eksportir, tetapi tidak bagi konsumen karena membuat impor menjadi lebih mahal.
Minggu lalu, bank akhirnya melangkah menjauh dari program stimulus moneter yang tidak konvensional - menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2007.
Namun yen terus melemah sejak saat itu.
Baca juga : Kurs Dolar Tertinggi Terhadap Yen Jelang Data Inflasi AS
Penurunan hari Rabu datang setelah Naoki Tamura, anggota dewan Bank of Japan, dilaporkan mengatakan kepada para pemimpin bisnis di Jepang utara bahwa "kemajuan yang lambat namun stabil" diperlukan dalam mengurangi kebijakan sangat mudah bank sentral yang sudah lama.
Dia mengulangi pernyataan dari sebuah pernyataan kebijakan bank tentang kondisi keuangan tetap akomodatif untuk saat ini, yang memicu penurunan yen baru, laporan Bloomberg News.
Setelah mata uang tersebut mencapai level terendah dalam 34 tahun, Menteri Keuangan Shunichi Suzuki mengatakan pemerintah memantau situasi dengan cermat.
Baca juga : Dolar Dekati Angka Terendah, Terburuk Sejak Maret 2023
"Kami memantau pergerakan pasar dengan rasa genting yang tinggi. Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap pergerakan yang berlebihan, tanpa mengecualikan opsi apa pun," katanya kepada wartawan.
Pemerintah terakhir kali melakukan intervensi di pasar untuk mendukung yen pada Oktober 2022, dan pada Senin seorang diplomat mata uang kementerian keuangan juga menyiratkan intervensi tersebut bisa terjadi lagi.
ING mengatakan dalam catatan pagi mereka pada Rabu bahwa pasar forex akan menguji intervensi verbal dari beberapa hari terakhir untuk melihat apakah ada substansi lebih dari sekadar kata-kata.
Alvin Tan dari Royal Bank of Canada menambahkan bahwa "kekhawatiran intervensi" telah membatasi penurunan yen.
Namun risiko depresiasi lebih lanjut tetap ada karena faktor-faktor termasuk "kerugian yield yen yang signifikan," katanya. (AFP/Z-3)
Nilai tukar rupiah hari ini 14 Januari 2026 dibuka melemah ke level Rp16.875 per dolar AS. Simak data kurs JISDOR dan analisis penyebabnya di sini.
Nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah.
Dia menambahkan bahwa semua opsi terbuka, termasuk penggunaan kekuatan militer, untuk mencapai tujuan tersebut, tetapi menekankan 'opsi pertama Trump selalu diplomasi.'
Nilai tukar rupiah hari ini, Kamis 8 Januari 2026, dibuka melemah di level Rp16.792 per dolar AS. Simak kurs dolar di BCA, Mandiri, dan BNI serta analisis pasar terkini.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini Rabu 7 Januari 2026 dibuka melemah ke level Rp16.778. Tekanan geopolitik dan sinyal hawkish The Fed jadi pemicu.
Meskipun Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur ISM AS mengalami kontraksi, data tersebut belum cukup kuat untuk mengubah ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed.
Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, Asean Economist HSBC Pranjul Bhandari menyebut masih ada kemungkinan Bank Indonesia terus memangkas suku bunga.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Ekonom Hossiana Evalisa Situmorang menyebut keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen agar transmisi suku bunga lebih cepat
DEWAN Gubernur Bank Indonesia menyebut masih ada ruang penurunan suku bunga ke depan.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Oktober 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved