Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH terobosan dilakukan oleh Anggota Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa DPP NasDem yang juga Pembina Yayasan Pembina Pendidikan Doa Bangsa (LW Doa Bangsa), Ayep Zaki. Salah satu terobosannya adalah melalui pembelian sukuk ritel dalam pengelolaan wakaf uang.
Pada tanggal 4 Maret 2024, LW Doa Bangsa mulai memasuki tahapan pengelolaan dan pengembangan yang diawali dengan pembelian Sukuk Ritel SR018T3 dengan nilai kupon sebesar 6.25% p.a, yang akan jatuh tempo di 10 Maret 2026.
Artinya LW Doa Bangsa akan menerima kupon tiap bulan sebagai nilai imbal hasil yang akan disalurkan kepada penerima manfaat menurut peraturan perundangan yang berlaku. Amanah wakaf untuk pemberdayaan ekonomi komunitas dan lingkungan, menjadi target utama penyaluran bagi LW Doa Bangsa.
Baca juga : Pertumbuhan AUM Investor Ritel BRI-MI Capai 60,80%
“Pengelolaan wakaf uang melalui pembelian Obligasi Syariah ini, akan berdampak sangat positif bagi portofolio keikutsertaan LW Doa Bangsa dalam menyukseskan program pembangunan nasional," kata Ayep Zaki dalam keterangannya, Rabu (6/3).
Pengelolaan yang dilakukan dengan kolaborasi bersama Permata Bank Syariah. Menurut Ayep uang sebagai Harta Benda Wakaf yang diwakafkan oleh para muwakif (pewakaf) yang terkumpul di rekening Nazhir tepatnya di Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS PWU), tidak boleh hilang atau tidak boleh diwariskan, dan tidak boleh dialihkan peruntukannya.
"Uang yang telah berstatus wakaf, haruslah abadi selama-lamanya. Untuk itu LW Doa Bangsa melakukan pengelolaan yang pada tahap awal ini dengan pembelian sukuk yang tingkat risikonya sangat kecil," tambah dia.
Baca juga : Salurkan Sukuk Mudharabah Rp 1,7 Triliun, PNM Meraih Penghargaan
Untuk itu dia menekankan LW Doa Bangsa berkomitmen untuk tetap mengamankan nilai Pokok Wakaf Uang yang telah dihimpun berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
"Apalagi kalau kita melihat bahwa Wakaf merupakan model filantropi Islam yang disunnahkan sebagai salah satu pilar kesejahteraan umat yang harus ditumbuh kembangkan," tukas dia.
(Z-9)
Berdasarkan data Bappenas, kebutuhan investasi infrastruktur nasional mencapai lebih dari Rp6.000 triliun, namun baru sekitar 40% yang bisa dibiayai lewat APBN dan APBD.
Pencatatan sukuk ini merupakan hasil dari konsistensi dan komitmen bank dalam menjawab tantangan industri perbankan syariah yang semakin kompetitif dan dinamis.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) terus berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi.
Dana hasil penerbitan akan digunakan untuk penguatan struktur permodalan dan ekspansi pembiayaan berbasis akad murabahah kepada nasabah pada segmen produktif dan konsumtif.
Perusahaan juga mencatat peningkatan signifikan dalam total nilai penjaminan emisi obligasi dan sukuk sebesar Rp14,6 triliun pada 2024.
Pasar obligasi Indonesia dipandang memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. Sejumlah sektor pun menawarkan potensi yang cerah untuk para investor, seperti asuransi dan dana pensiun.
ONE Global Capital mengumumkan pembagian dividen Natal perdana kepada para investornya, hanya satu tahun sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Sepanjang 2025, sektor ritel perangkat teknologi dan gaya hidup digital menunjukkan dinamika pertumbuhan yang relatif stabil.
Kemendagri juga mengarahkan adanya pengecualian penjualan dan pembelian produk rokok di tempat-tempat yang menyelenggarakan kegiatan ekonomi.
Jalur MRT Jakarta kian menguat posisinya sebagai “alamat emas” baru bagi pengembangan properti ibu kota.
EDUKATOR pasar modal Rita Efendy, mengatakan, edukasi berbasis riset merupakan fondasi untuk membangun keputusan investasi yang bertanggung jawab.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved