Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
ARAB Saudi mengumumkan pada Minggu (4/3) bahwa mereka akan memperpanjang pengurangan pasokan minyak hingga Juni sebagai bagian dari upaya untuk menopang harga. Sumber kementerian energi mengumumkan Riyadh akan memperpanjang pemotongan sukarela sebesar satu juta barel per hari--yang diterapkan sejak Juli 2023--hingga akhir kuartal kedua 2024.
Itu dilaporkan kantor berita resmi Saudi (SPA). "Selanjutnya, untuk mendukung stabilitas pasar, tambahan volume pemotongan ini akan dikembalikan secara bertahap tergantung pada kondisi pasar. Itu diambil melalui koordinasi dengan beberapa negara peserta OPEC+," kata laporan SPA.
OPEC+ ialah blok beranggotakan 23 orang yang dipimpin bersama oleh Riyadh dan Moskow. Perpanjangan tersebut diumumkan pada hari yang sama ketika Rusia mengatakan akan memangkas produksinya hampir setengah juta barel pada kuartal kedua 2024.
Baca juga : Arab Saudi-AS Silang Pendapat Soal Pemangkasan Produksi Minyak OPEC+
Riyadh pertama kali mengumumkan pemotongan sukarela setelah pertemuan OPEC+ pada Juni 2023. Hal ini menyusul keputusan pada April 2023 oleh beberapa anggota OPEC+ untuk memangkas produksi secara sukarela sebesar lebih dari satu juta barel per hari (bpd). Ini langkah mengejutkan yang sempat menopang harga tetapi gagal menghasilkan pemulihan jangka panjang.
Pada Oktober 2022, OPEC+ setuju mengurangi produksi sebesar dua juta barel per hari. Tindakan ini memicu ketegangan dengan pemerintahan Presiden AS Joe Biden yang mengatakan bahwa mereka sama saja berpihak pada Rusia dalam perang di Ukraina.
Pengumuman pada Minggu itu berarti produksi Arab Saudi akan tetap pada sekitar sembilan juta barel per hari. Angka ini jauh di bawah kapasitasnya yang sebesar 12 juta barel per hari.
Putra Mahkota Mohammed bin Salman, penguasa de facto Arab Saudi, bergantung pada pendapatan minyak untuk membiayai agenda reformasi ekonomi dan sosial yang ambisius yang dikenal sebagai Visi 2030 yang dimaksudkan untuk memosisikan kerajaan Teluk tersebut menuju masa depan yang sejahtera pascaminyak. Saudi telah berjanji mencapai emisi karbon pada 2060 tetapi menimbulkan skeptisisme yang kuat dari para aktivis lingkungan. (AFP/Z-2)
IRAN mengklaim telah melancarkan serangan udara yang menargetkan aset militer Amerika Serikat Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi dan Bahrain.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
KEDUTAAN Besar Republik Indonesia atau KBRI di Riyadh menyampaikan tidak menggelar salat Ied atau salat Idul Fitri 1447 H/2026 M secara berjamaah karena konfisi konflik di kawasan Timur Tengah.
Ketegangan di Teluk Persia memuncak. Ras Laffan Qatar dihantam rudal, sementara Arab Saudi cegat serangan drone dan rudal balistik menuju Riyadh.
Penurunan produksi di tiga negara pertama sekitar seperlima dari total produksi Januari mereka, dan di Irak mencapai 70%, menurut laporan tersebut.
KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait kepulangan sejumlah jemaah umrah Indonesia yang tertahan di Arab Saudi.
Fasilitas-fasilitas tersebut adalah kilang SAMREF dan kompleks petrokimia Jubail milik Arab Saudi, ladang gas Al Hosn milik Uni Emirat Arab.
KEPALA Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol meredam kekhawatiran terjadinya krisis minyak dunia di tengah berkecamuknya konflik di Timur Tengah imbas penutupan Selat Hormuz.
IRAN dilaporkan menutup Selat Hormuz, jalur vital pasokan minyak. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dampak Selat Hormuz ditutup terhadap warga DKI Jakarta
MANTAN Wakil Presiden RI Jusuf Kalla alias JK menilai serangan Amerika Serikat - Israel terhadap Iran akan mengerek harga minyak dunia menjadi naik. Dampaknya terhadap Indonesia kenaikan BBM
Pasca-COP30, Indonesia dan Brasil perlu memperkuat poros kepemimpinan Global South melalui diplomasi aktif.
Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan memperoleh miliaran dolar, bahkan kemungkinan triliunan dolar, dari penjualan minyak Venezuela.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved