Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPEKAN menjelang Ramadan, harga pangan terutama beras masih belum menampakkan pergerakan turun. Berdasarkan penelusuran Media Indonesia ke pasar-pasar di sejumlah daerah, harga beras rata-rata masih stabil tinggi di kisaran Rp16 ribu-Rp18 ribu per kilogram.
Kalaupun ada beras dengan harga terjangkau, perlu pengorbanan untuk mendapatkannya. Antre berjam-jam serta berdesakan sudah menjadi pemandangan lazim setiap dilakukan operasi pasar atau pasar murah belakangan ini. Bahkan tak jarang ada yang sampai semaput (pingsan), seperti kejadian di Malang, Jawa Timur, Jumat (1/3).
Selengkapnya baca di epaper Media Indonesia https://epaper.mediaindonesia.com/detail/a-7984
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Penyaluran paket OPM ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok termasuk cabai menjelang hari besar keagamaan.
Satgas Pangan Polri melakukan pemantauan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional dan ritel di
Bupati Dairi Vickner Sinaga menegaskan bahwa penyelenggaraan pasar murah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat dalam upaya menekan laju inflasi.
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Ajbar Abdul Kadir mendukung langkah Presiden RI Prabowo Subianto memastikan tidak terjadi lonjakan harga pangan di awal bulan Ramadan.
Jumlah pengunjung di pasar tradisional ini melonjak dua kali lipat dibandingkan hari biasanya.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved