Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik optimistis pasar saham Indonesia tidak akan terpengaruh soal kondisi perekonomian Jepang dan Inggris yang jatuh dalam resesi.
"Tidak terpengaruh resesi Inggris dan Jepang," kata Jeffrey di Jakarta, Senin (19/2).
Jeffrey kemudian menjelaskan sampai saat ini perdagangan saham Indonesia masih menerima inflow alias aliran dana dari luar negeri.
Baca juga : Investor Milenial Disarankan Hati-Hati dalam Bermain Saham
"Jadi tidak ada dampak signifikan dalam arti dampak negatif," kata Jeffrey.
Di sisi lain, Jeffrey mengatakan BEI menargetkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) atau transaksi pasar saham Indonesia bisa mencapai Rp12,25 triliun pada 2024. Agar hal ini tercapai, perlu kontribusi investor asing maupun domestik.
Untuk menggaet investor asing, BEI sudah melakukan sejumlah cara salah satunya pendalaman pasar dalam hal penambahan produk dan jasa.
Baca juga : Kemungkinan Resesi Terjadi di Indonesia Dinilai Kecil
"Itu yang sedang yang kita lakukan untuk membuat kita dari waktu ke waktu semakin kompetitif. Pasar semakin dalam sehingga investor asing lebih memilih Indonesia ketimbang berinvestasi di negara lain," kata Jeffrey. (Try/Z-7)
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
IHSG ditutup melemah tajam 4,57% ke level 7.577 pada Rabu (4/3/2026). Kombinasi revisi outlook Fitch Ratings ke negatif dan konflik Timur Tengah picu capital outflow masif.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 2 Maret 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah di kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 218,65 poin atau 2,66 persen ke posisi 8.016,83.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, dibuka melemah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak melemah terbatas pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026).
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/3) di tengah sikap pelaku pasar yang masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved