Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PROYEK pembangunan d'Orange Park Apartment, Hotel & Residence di Kota Depok, Jawa Barat mulai dilakukan. Sabtu (17/2) ground breaking proyek di kawasan segitiga emas Kota Depok itu diresmikan oleh Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) yang mewakili Menparekraf Sandiaga Uno, Jimmy Panjaitan.
D'Orange Park merupakan proyek yang dikerjakan Mitra Jaya Realty dan nantinya akan dikelolaa oleh Keiski Group. "Sukses selalu untuk Mitra Jaya Realty dalam pembangunan d'OrangePark dan juga rencana proyek-proyek lain termasuk di kawasan Toba Caldera Resort. Semoga proyek ini tidak hanya menguntungkan para shareholder dan stakeholder, tapi juga memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat sekitarnya," kata Jimmy.
d’OrangePark merupakan Student Apartment, Hotel & Residence yang memiliki konsep Urban Living – Cosmopolitan & Healty Life. Hunian ini bertujuan menghasilkan entrepreneur-entrepreneur baru dan sebagai tempat pengembangan embrio-embrio startup baru sehingga dapat mendukung perekonomian daerah Depok khususnya, dan Indonesia pada umumnya.
Baca juga : Ketahui Alasan Hunian Berkonsep Serviced Residence Semakin Populer
Tumanggo Pitta Raja, Direktur Utama dari Mitra Jaya Realty menyatakan d’OrangePark hadir sebagai contoh dalam hal konsep dan pengelolaan apartemen terbaru dan pertama di Indonesia. "Kami yakin, dengan beberapa fasilitas pendukung seperti co-working space, co-working terrace, communal park, linear Greenery, klinik kesehatan 24 jam, serta konsep double decker dan merupakan apartemen pertama yang akan dikelola oleh operator hotel yaitu Keiski Group, d’OrangePark akan menjadi tempat hunian yang moderen, sehat, nyaman dan menjadi tempat pergerakan ekonomi daerah baru," jelasnya
Dikatakan, semua konsep dan fasilitas di d’OrangePark ditujukan untuk mereka yang memiliki aktifitas di pusat kota dan pusat ekonomi, dimana lokasi d’OrangePark sangatlah strategis yaitu tepat di pintu keluar tol Cijago – Cisalak yang merupakan area segitiga emas di Kota Depok. "Akses yang mudah menjadikan proyek d’OrangePark sebagai hunian yang nyaman, praktis dan efisien," jelasnya.
Tulus Panahian, Direktur Penjualan & Pengembangan Bisnis Mitra Jaya, menyatakan d’OrangePark di lahan seluas sekira 7.600 meter persegi. "Terdiri dari 2 tower dengan total 750 unit, sebanyak 216 unit di Tower 1 telah terjual." jelanya
Baca juga : 33 Kota Peringati Earth Hour
Sedangkan Ren Tobing selaku Direktur Utama Keiski Group menyatakan pihaknya sangat bangga dapat menjalin hubungan bisnis yang strategis dengan Mitra Jaya Realty. "Di tengah-tengah upaya kami membangun kembali bisnis hospitality yang sempat terpuruk saat pandemi covid-19, kerja sama yang ditandai dengan peresmian pembangunan d'OrangePark ini menjadi salah satu momentum yang sangat baik bagi kami," jelasnya. (RO/R-2)
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
Pembangunan hunian vertikal di kawasan Kampung Bandan, Jakarta, dinilai menjadi langkah strategis dalam merealisasikan program tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
PT PP Properti Tbk (PPRO) kembali mencatatkan kinerja impresif pada kuartal III tahun 2025.
Pemerintah bekerjasama dengan perusahaan asal Qatar, AlQilaa Group Qatar akan mebangun sekitar 1 juta unit hunian vertikal di tanah air.
Ketimpangan perlakuan tarif air bersih bagi penghuni rumah susun dan minimnya keterlibatan warga dalam pengelolaan hunian vertikal kembali menjadi sorotan.
Paradise Indonesia, menghadirkan Antasari Place sebagai jawaban atas kebutuhan hunian urban yang lebih dari sekadar tempat tinggal.
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved