Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri menuding segala macam cara dilakukan Presiden Joko Widodo untuk memenuhi kebijakan yang diinginkan, termasuk penyaluran bantuan sosial (bansos) yang menembus hampir Rp500 triliun di 2024.
Pemerintah memutuskan pemberian bansos tambahan yakni bantuan langsung tunai (BLT) mitigasi pangan dari Januari-Maret 2024. Dana bantuan bansos itu dituding berasal dari kebijakan automatic adjustment atau pencadangan belanja kementerian/lembaga (k/l) yang diblokir sementara.
"Ini seperti menghalalkan segala cara kasarnya kalau benar itu untuk bansos," kata Faisal di Jakarta, Senin (5/2).
Baca juga : 15 Eks Pimpinan KPK Sebut Presiden Abaikan Standar Moral dan Etika
Faisal menuturkan berdasarkan laporan yang ia ketahui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani atau akrab disapa Srimul tidak setuju meminta tiap K/L memblokir anggaran untuk kepentingan bansos. Menkeu pun mengunci anggaran K/L sebesar Rp50,2 triliun di tahun ini.
"Saya dengar ibu Srimul tidak mau. Tidak mau dia (Srimul) datang ke tiap kementerian potong ya 5%. Nanti kan yang disalahin Srimul terus kan," ujarnya.
Menurut Faisal, untuk kebijakan pemblokiran anggaran K/L bukanlah keputusan Menkeu, melainkan Presiden Jokowi. "Memangnya Srimul punya kuasa untuk memotong anggaran 5%? Kan tidak punya kuasa dia. Jokowi harusnya gentle (bersikap jantan) dong bilang ke menteri-menterinya langsung. Jangan kambing hitamkan Srimul," tegasnya.
Baca juga : Presiden Jokowi Kini Dijuluki Petugas Bansos
Di tempat terpisah, Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono enggan berkomentar soal pemblokiran anggaran 5% di kementeriannya. Ia mengaku belum mengetahui pasti soal penahanan anggaran untuk bansos.
"Saya belum tahu. Saya belum monitor," katanya singkat usai acara Indonesia Marine And Fisheries Business Forum 2024 di Jakarta.
Senada, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku tidak mengetahui detail soal kebijakan automatic adjustment sebesar 5% di tahun ini. "Jangan tanya ke saya, tetapi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atau di Kemenkeu. Di Kemandagri saya belum cek," ucapnya. (Z-2)
Lazada Indonesia menyambut momentum Ramadan dan Idul Fitri 2026 dengan menghadirkan program belanja bertajuk Lazada 3.3 Ramadan Mega Sale.
Saat ini, sekitar 62 persen masyarakat Indonesia telah terbiasa berbelanja daring dua hingga tiga kali per bulan.
Ajang belanja modest fashion dan lifestyle untuk perempuan kembali hadir melalui Sisterhood Modest Bazar 2026.
Dapatkan diskon hingga Rp 1,3 juta di Shopee, Tokopedia, & Lazada! Simak tips belanja hemat akhir tahun pakai promo BRI dan Ceria di sini.
Perilaku seperti belanja berlebih, mengambil pinjaman, atau menghamburkan uang dijadikan sebagai cara tidak langsung mengurangi stres, kesepian, atau rasa tidak berdaya.
Dengan desain arsitektur yang modern dan dinamis berpadu dengan elemen hijau serta ruang terbuka, mal ini menghadirkan suasana hangat dan elegan.
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan proses penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler pada triwulan pertama 2026 terus berjalan.
Cek desil bansos 2026 secara online melalui website dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek status penerima bansos dan penjelasan fungsi desil.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Pemerintah menyediakan dua kanal utama untuk cek penerima bansos Februari 2026 yang bisa diakses secara daring
PEMERINTAH menyiapkan anggaran senilai Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bansos.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved