Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BERTAMBAHNYA usia dan risiko sesuai jenjang kehidupan kerap mendorong diri kita untuk melakukan evaluasi dalam hidup. Mulai dari pola hidup sehat, kondisi keuangan dan kesejahteraan keluarga, hingga kualitas ibadah yang bernilai.
Prudential Syariah memahami dinamika pertambahan usia individu pada hari ini, kelak dapat berdampak pada keluarganya di masa mendatang. Kondisi ini bukan hanya perlu disadari, tetapi juga ditemukan solusi terbaiknya.
Selama 1,5 tahun sejak berdiri menjadi entitas terpisah, Prudential Syariah hadir untuk memberikan solusi perlindungan di setiap tahapan kehidupan keluarga Indonesia melalui prinsip “Syariah untuk Semua”.
Baca juga: Antisipasi Risiko, Perencanaan Finansial untuk Tahapan Kehidupan Jadi Keharusan
Paul S. Kartono, Chief Financial Officer Prudential Syariah, mengatakan, ”Kami sangat bersyukur atas kepercayaan masyarakat Indonesia kepada Prudential Syariah dalam menyediakan pilihan proteksi yang komprehensif, sekaligus meraih keberkahan dalam hidup dengan nilai-nilai Syariah."
"Kami berterima kasih atas kepercayaan para peserta, mitra, dan pemangku kepentingan terkait yang telah bergerak bersama dan mendukung Prudential Syariah sebagai perusahaan asuransi jiwa Syariah terkemuka maupun berkomitmen melayani keluarga Indonesia,” jelas Paul dalam keteranga, Selasa (9/1/2024).
Dalam asuransi jiwa Syariah, peserta memiliki Dana Tabarru yang merupakan dana peserta yang dimiliki secara bersama-sama.
Jika ada salah satu peserta yang mengalami risiko tertentu, maka dana Tabbaru ini akan diberikan dalam bentuk santunan kepada peserta yang diasuransikan.
"Oleh sebab itu, peserta Prudential Syariah bukan hanya mendapatkan ketenangan dalam menghadapi risiko kehidupan, tetapi juga bisa saling membantu sesama anggota lainnya serta meraih keberkahan dalam hidup dengan prinsip-prinsip Syariah," kata Paul.
Baca juga: Asuransi Jadi Solusi Upaya Lindungi Stabilitas Keuangan
Sebagai wujud komitmen Prudential Syariah untuk menjadi mitra yang amanah bagi para peserta, Prudential Syariah telah menyalurkan klaim sebesar Rp 1,6 triliun hingga akhir kuartal ketiga 2023 dan sebanyak 79 ribu peserta telah terbantu dengan klaim tersebut.
Prudential Syariah berhasil mempertahankan hasil kinerja keuangan yang tetap tangguh pada kuartal ketiga 2023 yang tercermin dari Tingkat Solvabilitas (Risk Based Capital) Dana Perusahaan sebesar 3.866% dan Tingkat Solvabilitas (Risk Based Capital) Dana Tabarru' sebesar 193%, lebih besar dari ketentuan minimal target internal yang ditetapkan oleh regulator.
Konsisten Berinovasi Menjawab Kebutuhan Peserta
Prudential Syariah telah mendapatkan izin usaha di bidang asuransi jiwa dengan prinsip syariah dari OJK per tanggal 11 Maret 2022.
Prudential Syariah menjadi pionir dalam melakukan spin-off, didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mitra bisnis, peserta dan berbagai pemangku kepentingan, seperti Dewan Pengawas Syariah Prudential Syariah, serta Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
Berdasarkan fatwa DSN MUI No. 21 tahun 2001 tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah dan 11 fatwa lainnya, asuransi jiwa Syariah sudah sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah.
Kegiatan operasional, pelayanan, dan produk asuransi Prudential Syariah juga telah sesuai dengan fatwa DSN MUI serta mendapatkan persetujuan dari Dewan Pengawas Syariah dan Otoritas Jasa Keuangan.
Baca juga: Melalui PRUActive Family, Prudential Ajak Masyarakat Hidup Sehat di Empat Kota
Tak hanya menawarkan produk dan layanan, Prudential Syariah juga memiliki komitmen untuk mempercepat literasi keuangan Syariah Indonesia dengan meluncurkan Sharia Knowledge Center (SKC) pada September 2022.
SKC menjadi kanal yang didedikasikan untuk membantu meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi Syariah masyarakat Indonesia, serta menjadi medium kolaborasi seputar ekonomi dan keuangan Syariah yang berlandaskan pada empat pilar, yaitu, pilar informasi, literasi, inovasi, dan kolaborasi.
Selain SKC, Prudential Syariah juga melakukan kolaborasi strategis dengan dengan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) dalam memprakarsai Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah.
Terus Dipercaya oleh Peserta Sepanjang 2023
Berkat kepercayaan keluarga Indonesia dan para peserta, Prudential Syariah mendapatkan penghargaan sebagai Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah Terbaik se-Asia oleh Insurance Asia Awards 2023.
Baca juga: Tingkat Literasi dan Penetrasi Asuransi masih Rendah
Prudential Syariah juga berkesempatan untuk meraih empat penghargaan Bronze pada ajang Marketing Excellence Awards 2023, penghargaan bergengsi yang diberikan kepada Brand ternama pada Industri Marketing.
“Di sepanjang 2022, Prudential Syariah telah berhasil menjadi brand asuransi jiwa Syariah yang dipilih dan dikenal oleh masyarakat," ungkap Lailatul Mauliyah Zubaidah, Head of Marketing, Customer and Corporate Communications Prudential Syariah.
"Kami akan terus yakin melangkah menjadi perusahaan yang berkah dan amanah, dalam setiap jenjang kehidupan masyarakat Indonesia,” ungkap Lailatul.
Di tahun 2023, Prudential Syariah terus berinovasi dengan menghadirkan PAYDI yaitu PRULink NextGen Syariah (PNGS) dan asuransi tambahannya PRUPrime Healthcare Plus Pro Syariah untuk meningkatkan aspek perlindungan konsumen serta peningkatan tata kelola dan manajemen risiko. (S-4)
DALAM momentum perayaan hari jadinya yang kedua, PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) meluncurkan nilai Maqasid Syariah.
Model keuangan terpadu berbasis maqasid al-shariah untuk memperkuat ketahanan masyarakat, sekaligus mengatasi tantangan operasional, regulasi, dan kelembagaan.
Industri asuransi syariah di Indonesia tengah menghadapi ujian besar di tengah tekanan persaingan dan regulasi yang semakin ketat.
WAKIL Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengungkapkan bakal menakhodai peran baru Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) setelah dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Djonieri membeberkan beberapa faktor yang menyebabkan indsutri asuransi syariah di Indonesia tidak berkembang.
Dari sisi demand, permasalahannya adalah rendahnya dedikasi dan inklusi asuransi syariah.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
PERUSAHAAN aset kripto Indodax menjalin kolaborasi dengan restoran cepat saji KFC Indonesia.
Harumanis Sinergi Utama meresmikan operasionalnya dan memperkenalkan ke publik sebagai salah satu promotor baru, konser diva
AI bukan sekadar implementasi teknologi baru, melainkan membutuhkan kesiapan mendasar mulai dari data, keamanan, jaringan, hingga SDM yang kompeten.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup atau KLH akan panggil perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap gelondongan kayu di Batang Toru awal pekan depan terkait banjir Sumatra
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved