Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan saat ini OJK sedang mengawasi ketat perkembangan operasional PT Investree Radhika Jaya (Investree).
Pengawasan ini disebabkan oleh meningkatnya tingkat wanprestasi (TWP90) Investree tercatat sebesar 12,58%, jauh di atas industri. Artinya tingkat keberhasilan pengembalian bayar (TKB90) Investree sebesar 87,42%. Per 4 Januari 2024 total pinjaman outstanding Investree mencapai Rp444,69 miliar.
"Investree sedang kita awasi dengan ketat ya," kata Agusman, dihubungi Kamis (1/4).
OJK pun mengatakan sudah memanggil pihak Investree untuk segera melakukan perbaikan terkait TWP90nya.
Baca juga : Ramai Isu Tutup dan Pemecatan CEO, Investree masih Bungkam
"(Investree) sudah dipanggil, untuk segera melakukan perbaikan. Jika TWP90 melanggar ketentuan, mereka harus buat action plan langkah-langkah perbaikan," kata Agusman.
Baca juga : OJK: Pasar modal Indonesia Catat Kinerja Positif Sepanjang 2023
Sebelumnya ramai diperbincangkan kabar penutupan operasional PT Investree Radhika Jaya (Investree) hingga isu pemecatan CEO Investree oleh komisaris perusahaan, diduga akibat tindakan fraud, di media sosial X (Twitter) dan Instagram.
Hal tersebut ramai diinformasikan oleh akun komunitas pekerja Teknologi @ecommurz dan beberapa akun lainnya seperti influencer saham dan kripto Andy Senjaya @andysenjaya yang sejak akhir November 2023 telah mengeluhkan telah mengalami keterlambatan pembayaran dari Investree.
Selain itu viral di media sosial X (Twitter), melalui akun @sicupuh menyebarkan tangkapan layar atas informasi yang tersebar di website komunitas start up murzfeed.com.
"Telat bayar sampai 1,5 tahun, tidak ada kabar sama sekali. Setiap update hanya dibilang sedang ditagih, tapi tidak pernah ada kejelasan. Ditanya tentang asuransi yang dijanjikan, selalu jawabannya template "lagi diproses, mohon sabar menunggu"," demikian diutarakan akun @andysenjaya, dikutip Kamis (1/4/2024).
Sampai saat ini manajemen Investree belum bisa memberikan konfirmasi apapun terkait isu pemecatan CEO dan dugaan fraud yang terjadi. Media Relation Lead Investree Rahma Soediro mengatakan akan membuat response sheet.
"Kami masih membuat response sheet, SLA 1x24 jam di investree. Beberapa chief juga masih on leave (cuti). Saya juga mesti minta approval all chief," kata Rahma, dihubungi Kamis (4/1/2024). (Z-8)
IHSG hari ini 20 Januari 2026 cetak rekor baru di 9.169 sebelum berfluktuasi. Cek saham top gainers ZATA, ELIT & analisis dampak Rupiah Rp17.000.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
IHSG kembali mencetak rekor All Time High di level 9.072 pada Kamis (15/1/2026). Simak data perdagangan, saham top gainers, dan sentimen pasar global.
VICE President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir Januari 2026.
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
IHSG hari ini 14 Januari 2026 dibuka melesat ke level 9.007,05, mencetak rekor All Time High (ATH) baru di tengah optimisme pasar modal Indonesia.
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Tokyo X-Hub 2025 mengundang 10 startup Jepang yang berbasis di Tokyo untuk mengeksplorasi pasar Indonesia.
Diskusi berfokus pada bagaimana Indonesia dan Australia dapat memperkuat kolaborasi di bidang teknologi, kewirausahaan, dan inovasi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi kemitraan strategis antara 24 perusahaan rintisan (startup) Indonesia terpilih dengan korporasi dan ekosistem startup luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved