Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KENAIKAN pasar saham global mulai berat karena tidak ada lagi sentimen yang mampu mendukung pergerakan bagi pasar. Sebelumnya, pergerakan pasar hanya ditopang oleh sentimen penurunan tingkat suku bunga, yang masih asumsi dan belum pasti.
"Oleh karena itu, ketika bahan bakar sentimen habis, tidak ada yang dinantikan selanjutnya. Hal ini terlihat pada indeks Dow Jones hanya naik +0,30%, dan S&P 500 naik +0,14%," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Kamis (28/12).
Namun menariknya, semua indeks global, baik Asia dan Eropa ditutup di zona hijau, termasuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Jelang Libur Tahun Baru 2024
Seberapa jauh IHSG mampu melaju yaitu sejauh pelaku pasar dan investor memiliki tingkat keyakinan terhadap penurunan tingkat suku bunga akan terjadi, yang tampaknya keyakinan itu mulai memudar.
Sama dengan Dow Jones yang mulai berada di posisi jenuh beli, IHSG pun seperti itu. Artinya potensi koreksi dibutuhkan sebelum mengalami penguatan kembali.
Semakin tinggi kenaikan, semakin besar potensi koreksinya. Oleh karena hari ini atau nanti, koreksi adalah syarat yang dibutuhkan.
Beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu data Industrial profits atau laba industri Tiongkok meningkat pada November 2023, menjadi 29,5 (yoy) dari 2,7% di Oktober 2023, dan secara year-to-date masih tumbuh negatif meski lebih baik, naik dari -7,8% menjadi -4,4%.
Kenaikan ini disebabkan oleh langkah stimulus yang sudah dilakukan oleh Tiongkok yang berjuang untuk menghidupkan kembali perekonomian di tengah arus disinflasi.
Perusahaan juga mencatatkan hasil investasi yang besar pada bulan November, sehingga semakin mendorong keuntungan yang mereka dapatkan.
"Sejauh ini kami menilai apa yang dilakukan oleh Pemerintah Tiongkok, mendapatkan respon positif, karena penjualan ritel di Tiongkok pun mengalami kenaikan," kata Nico.
Hal ini memberikan harapan bahwa kebijakan yang diambil telah membuat permintaan domestik mulai pulih dan mendorong industri mengalami perbaikan diikuti laba yang naik.
Baca juga: Proyeksi 2024, IHSG Bisa Sentuh 8.050
Namun meski data industrial profit naik, harga konsumen terus mengalami penurunan dalam 3 tahun terakhir, diikuti dengan penurunan biaya pabrik yang semakin cepat.
Pesanan baru yang diterima oleh konsumen pun mengalami penurunan hingga ke level terendah pada bulan Juni lalu, sehingga pabrik juga mengurangi pembelian bahan baku.
Hal ini menjadi kekhawatiran pelaku pasar, karena permintaan dari luar terhadap barang barang Tiongkok mulai melemah, dimana ekspor berada di titik terendah sejak tahun 2009 pada bulan Oktober 2023.
Penurunan permintaan telah membuat banyak perusahaan pada akhirnya masih harus berjuang dengan kelebihan produksi yang ada, sehingga proses destocking di industri masih berlanjut.
"Ini menjadi perhatian kami, karena meski industri mencatatkan untung, namun permintaan masih redup dan belum kembali sepenuhnya. Permintaan dari dalam dan luar masih terus mengalami penurunan, sehingga keraguan akan pemulihan ekonomi Tiongkok masih menjadi pertanyaan," kata Nico. (Z-6)
IHSG hari ini Selasa (10/2/2026) dibuka melemah tipis namun berbalik melonjak 1% ke level 8.115. Simak analisis MSCI dan pergerakan saham BUMI di sini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal mengalami koreksi pada perdagangan Selasa, 10 Februari 2026.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini pasar modal Indonesia secara jangka menengah-panjang masih sangat prospektif dan menarik bagi investor.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mendesak Presiden Prabowo untuk mengambil langkah kepemimpinan langsung dalam mereformasi sektor keuangan dan fiskal nasional.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada pekan ini (periode 2-6 Februari 2026).
Pandu menilai Hong Kong berhasil membangun pasar modal yang dalam, likuid, dan kredibel, bahkan mencatat rekor global jumlah IPO pada tahun lalu.
Mensesneg Prasetyo Hadi berharap panitia seleksi mampu menjaring pimpinan OJK yang kompeten dan memahami ekosistem jasa keuangan demi menjaga stabilitas pasar.
Momentum ini menjadi titik awal pembenahan internal yang lebih komprehensif, dengan fokus pada penguatan GCG agar operasional perusahaan semakin terstruktur dan akuntabel.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini pasar modal Indonesia secara jangka menengah-panjang masih sangat prospektif dan menarik bagi investor.
Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons pengumuman Moody’s yang menurunkan outlook kredit Indonesia menjadi negatif sambil mempertahankan peringkat Baa2.
REFORMASI tata kelola dinilai menjadi kunci utama untuk memulihkan kepercayaan investor di tengah tekanan yang belakangan membayangi pasar keuangan domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved