Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meresmikan Bandara Siboru di Kabupaten Fakfak, Papua Barat dan Bandara Douw Aturure atau Bandara Nabire Baru di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (23/11). Menelan anggaran hingga Rp1,5 triliun lebih, kedua bandara tersebut merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang disokong dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Presiden Jokowi mengatakan kehadiran kedua bandara tersebut dapat meningkatkan konektivitas di Papua untuk mendongkrak perekonomian daerah.
"Bandara Siboru dan Bandara Douw Aturure yang kita resmikan akan meningkatkan mobilitas orang dan barang, dan ini membuka banyak peluang untuk memicu tumbuhnya ekonomi-ekonomi baru," ujarnya dalam keterangan resmi.
Baca juga: Jokowi Resmikan Bandara di Fakfak dan Nabire
Jokowi menyebut Bandara Siboru akan menjadi jembatan udara di Papua Barat, yang menghubungkan wilayah Fakfak dengan daerah-daerah lain seperti Sorong, Timika, Kaimana, Amahai, Babo, Dobo, dan Bintuni. Sementara, kehadiran Bandara Nabire Baru sebagai penghubung wilayah Nabire dengan beberapa kota di Papua yakni Timika, Manokwari, dan Jayapura.
Kepala Negara kemudian meminta pemerintah daerah setempat dan masyarakat bisa memanfaatkan bandara tersebut secara optimal.
"Manfaatkan akses yang semakin terbuka ini untuk memperkenalkan potensi yang ada di daerah kita ini, destinasi wisata yang ada, sehingga akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke tanah Papua," harap Mantan Wali Kota Surakarta itu.
Baca juga: Bandara I Gusti Ngurah Rai Terapkan Layanan Non Tunai Mulai 1 Desember
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan pembangunan Bandara Siboru dan Bandara Nabire Baru dimulai pada 2020 lalu. Pembangunan kedua bandara ini menggunakan APBN yang berasal dari sukuk negara. Adapun biaya pembangunan Bandara Siboru menelan biaya senilai Rp891 miliar dan Bandara Nabire Baru senilai Rp671,54 miliar.
"Kami sampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam pembangunan ini," imbuhnya.
Dijelaskan Menhub bahwa Bandara Siboru dan Bandara Nabire Baru memiliki panjang runway 1.600 m x 30 m sehingga dapat dilalui pesawat ATR 72 dan sejenisnya. Bandara Siboru memiliki luas terminal 4.600 meter persegi yang dapat menampung hingga 153.945 penumpang per tahun.
Sementara, Bandara Nabire Baru memiliki luas terminal 6.320 meter persegi yang dapat menampung hingga 289.700 penumpang per tahun.
Menhub menyampaikan, desain bangunan kedua bandara ini mengusung konsep kearifan lokal dengan sentuhan simpel modern. Desain bangunan Bandara Siboru menggunakan konsep
"Satu Tungku Tiga Batu", terlihat dari adanya tiga atap yang mencerminkan masyarakat Kabupaten Fakfak hidup rukun. Sedangkan, arsitekturnya mengambil konsep "Rumah Kaki Seribu", yakni rumah adat suku Arfak di Papua Barat.
Lalu, untuk Bandara Nabire Baru mengambil konsep pepohonan yang diadopsi dari pohon hutan tropis Papua. Kemudian, penutup atap terminal diadopsi dari hutan tropis Papua dan pesawat kertas.
"Kedua Bandara kita bangun dengan konsep arsitektur yang baik," pungkas Budi.
(Z-9)
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
Papua merupakan tanah yang sarat dengan nilai-nilai kedamaian
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
SEBUAH buku direktori berjudul Burung-burung dalam Tinjauan Budaya Mbaham Matta, Fakfak menjadi sumbangan penting dalam pendokumentasian keanekaragaman hayati Indonesia.
KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Fahri Bachmid menyesalkan keputusan KPU mendiskualifikasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak nomor urut 1, Untung Tamsil dan Yohana Dina Handom
PKS mengusung pencalonan Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Fakfak 2024.
MASYARAKAT Fakfak, Papua Barat, menerima bantuan sejumlah perlengkapan untuk kebutuhan dan kesehatan. Perlengkapan tersebut berupa 11 genset dan 4 alat kesehatan ventilator.
Indonesia terakhir kali membangun industri pupuk pada 1982 di Aceh. Artinya proyek ini menjadi kawasan industri pupuk baru yang dibangun di dalam negeri setelah empat dasawarsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved