Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (20/11) berpotensi bergerak menguat terbatas seiring optimisme bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed akan bersikap dovish ke depan.
IHSG dibuka melemah 12,32 poin atau 0,18 persen ke posisi 6.965,35. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 2,79 poin atau 0,31 persen ke posisi 914,61.
"Saat ini, ketegangan geopolitik masih terus terjadi dan meningkatkan volatilitas global. IHSG berpeluang bergerak menguat terbatas pada awal pekan ini," sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas seperti dilansir dari Antara.
Melemahnya data inflasi AS memberikan harapan kepada pelaku pasar bahwa kebijakan pengetatan moneter The Federal Reserve (The Fed) terhadap kebijakan suku bunga mungkin tidak akan terjadi lagi pada sisa tahun ini.
Di sisi lain, suasana pertemuan Presiden AS Joe Biden dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada pekan lalu kemungkinan besar akan menjadi fokus perhatian pasar.
Baca juga:
> Ini Tips Investasi Aman untuk Pemula
> Investasi Asing Belum Masuk, Bukti Investor Tidak Yakin dengan Masa Depan IKN
Tujuan utama pertemuan Biden dengan Xi adalah untuk memulihkan komunikasi, khususnya mengenai militer, untuk menghindari kesalahpahaman yang dapat berujung pada konflik terbuka kedua negara.
Biden juga mengatakan Tiongkok telah setuju untuk mengadili perusahaan-perusahaan yang membuat bahan kimia prekursor fentanil yang telah memicu krisis obat-obatan di AS. Kedua belah pihak juga membahas
konflik antara Israel dan Hamas.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) dan transaksi berjalan untuk kuartal III-2023 pada Rabu (22/11) pekan ini.
Pelaku pasar menunggu apakah transaksi berjalan dan NPI Indonesia akan melanjutkan tren defisit atau berbalik arah menjadi surplus, apabila transaksi berjalan kembali defisit maka dikhawatirkan bisa menekan rupiah dan pergerakan IHSG.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei melemah 27,89 poin atau 0,08 persen ke 33.557,30, indeks Hang Seng menguat 99,53 poin atau 0,57 persen ke 17.553,72, indeks Shanghai melemah 8,09 poin atau 0,26 persen ke 3.046,28, dan indeks Straits Times melemah 16,47 poin atau 0,53 persen ke 3.108,20. (Z-6)
Mengapa KSEI buka data pemilik saham 1%? Simak hubungan kebijakan ini dengan ancaman penurunan status Indonesia oleh MSCI ke Frontier Market.
KSEI dan BEI resmi buka data pemilik saham di atas 1% mulai 3 Maret 2026. Cek jadwal, cara akses, dan aturan baru free float 15% di sini.
KSEI dan BEI resmi buka data pemilik saham di atas 1% mulai 3 Maret 2026. Cek jadwal, cara akses, dan aturan baru OJK di sini.
Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyatakan optimismenya terkait proposal yang diajukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada penyedia indeks global MSCI.
BEI kebut proposal ke MSCI & FTSE. Aturan free float 15% masuk tahap final OJK, sementara daftar konsentrasi pemegang saham segera dirilis.
Langkah ini merupakan bagian dari agenda reformasi luas guna memastikan ekosistem pasar yang lebih kredibel, adaptif, serta kompetitif di tingkat internasional.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved