Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PLATFORM penyedia tenaga pekerja lepas (freelancer) digital, Sribu.com berkomitmen terus melakukan inovasi untuk menjawab tantangan digitalisais di era globalisasi yang membuat peluang kerja tidak mengenal batas.
Sribu.com didirikan sebagai platform yang menjembatani antara bisnis dengan talenta freelance berkualitas dilengkapi dengan teknologi yang canggih dan infrastruktur talenta yang lengkap.
CEO Sribu Ryan Gondokusumo mengungkapkan, platformnya ;ahir dengan cita-cita untuk mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia serta meningkatkan perekonomian Indonesia.
Baca juga : Bank Indonesia Ungkap Strategi Jaga Ketahanan Ekonomi
“Bersama-sama, kami berkomitmen untuk terus mewujudkan visi ini, membuka peluang bagi semua individu, dan menjadikan Indonesia sebagai tolok ukur emas dalam dunia digital. Apalagi gig economy berkembang dengan pesat dalam beberapa tahun belakangan ini,” ujarnya.
Bahkan, tambah Ryan, setelah diakuisisi MyNavi Corporation, Sribu.com terus meningkatkan layanan untuk menjangkau lebih banyak freelancer dengan tujuan untuk meningkatkan kesempatan kerja dengan memberikan wadah bagi para freelancer di Indonesia.
“Sribu telah berkontribusi ke perekonomian pelaku bisnis dan freelancer Indonesia melalui penggunaan teknologi dengan cara yang kreatif dan efisien, dan kami akan tetap berinovasi untuk menjangkau lebih banyak individu dan bisnis,” ujarnya Dermawan Lobion, CTO Sribu.
Baca juga : Pengangguran Terbuka di Indonesia Turun di Angka 5,32%
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengucapkan selamat kepada Sribu.com atas perjalanan yang luar biasa selama lebih dari satu dekade dalam mendukung para talenta freelancer di Indonesia.
Sandiaga menambahkan, Sribu.com telah menjadi tonggak penting dalam pengembangan gig economy di Indonesia, mengingat hingga saat ini Sribu.com telah berhasil menjadi wadah yang menjembatani antara bisnis mikro, kecil dan menengah dengan 600,000 ribu freelancer.
Keberadaan Sribu.com bukan hanya sebatas sebuah platform, tetapi telah menjadi contoh nyata bagaimana perubahan teknologi mampu mengubah cara kita bekerja, berkolaborasi, dan bersaing dalam dunia digital yang terus berkembang.
Baca juga : Ini Penyebab Penyerapan Tenaga Kerja Rendah
“Saya juga mengucapkan selamat kepada Para Freelancer yang terpilih menjadi Top Freelancer Sribu. Semoga hal ini dapat memberitambahan semangat untuk dapatterus berkreasi dan memberi inspirasi di dunia gig economy di Indonesia,” ujar Sandiaga.
“Melalui kolaborasi yang baik antara para pelaku bisnis dan talenta kreatif, maka mampu membentuk lingkungan di mana inovasi dan pertumbuhan bisnis dapat terus berlangsung,” pungkasnya.
Sejak pertama kali diluncurkan hingga saat ini, Sribu.com telah menangani lebih dari 30.000 klien yang bervariasi. Berbagai layanan jasa branding mulai dari desain, logo, company profile, desain kemasan, pembuatan website, landing page, fotografi, videografi, penulisan artikel dan penerjemahan, hingga pembuatan konten media sosial, layanan digital marketing ads, dan ribuan jasa lainnya.
Baca juga : Infoekonomi.id Gelar Penghargaan untuk Industri Properti
Mulai dari individu, UMKM, maupun korporasi semua kebutuhan klien dapat terpenuhi dengan cepat oleh para freelancer yang tergabung dalam Sribu.com.
“Jumlah klien ini berpotensi terus meningkat seiring dengan rencana penambahan kategori dan fitur baru,” imbuh Ryan.
Sribu.com akan meluncurkan fitur-fitur dan layanan-layanan yang ditingkatkan dari platform terpadu Sribu yakni Sribu Tech, Sribu Talent, SribuBusiness.
Baca juga : Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi berjalan Lambat
Ryan menjelaskan melalui penggabungan cabang-cabang ini, tentunya akan memposisikan Sribu sebagai solusi talenta yang komprehensif, menawarkan bisnis dengan tujuan terpadu untuk beragam kebutuhan talenta serta memberdayakan pekerja lepas dengan beragam peluang.
Pada kesempatan yang sama juga diperkenalkan Sribu Business, Sribu Talent dan Academy, sebagai langkah ke depan.
Sribu bersiap untuk memperkenalkan cabang-cabang inovatif: Sribu Business, yang ditujukan untuk layanan berorientasi hasil bagi UKM, Sribu Talent, mempromosikan talenta berstandar emas dan Sribu Talent, mempromosikan keterampilan perkembangan.
Baca juga : ITC Leadership Summit 2023 Ajak Tenaga Kerja Bangun Inovasi dan Transformasi
"Ke depannya, kami berencana untuk melakukan berbagai pengembangan untuk merek Sribu.com, beberapa di antaranya seperti meluncurkan aplikasi mobile dan layanan Sribu Tech, Sribu Talent, Sribu Business" pungkas Ryan. (Z-5)
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
Sejumlah proyek percontohan microgrid terintegrasi berbasis PLTS disiapkan untuk area yang membutuhkan pasokan listrik besar tetapi masih terkendala akses jaringan listrik.
Tantangan terbesar freelancer saat ini bukan sekadar soal keahlian teknis, melainkan kemampuan beradaptasi.
AI telah berevolusi dari teknologi pendukung menjadi fondasi strategis dalam membangun daya saing brand.
Nama Michael Wisnu Wardhana mendadak menjadi perbincangan nasional setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran besar di Gedung Terra Drone.
Baznas RI bersama PT Paragon Technology and Innovation kembali memberikan pelatihan menjahit bagi para penerima manfaat zakat (mustahik) di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang.
Prabowo menjelaskan bahwa disrupsi akibat AI dan robotika berpotensi menggeser banyak jenis pekerjaan manusia, terutama di sektor manufaktur dan riset.
Pemerintah telah menggulirkan Program Magang Nasional bagi lulusan perguruan tinggi, khusus untuk sarjana dan diploma yang baru lulus atau akan lulus dalam setahun terakhir.
Tingkat pengangguran muda di Indonesia berada di angka 17,3% dan menjadikannya tertinggi kedua di Asia setelah India.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi meminta publik melemparkan kritik berbasis pada, bukan perasan semata.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonedia (Apindo) Bidang Ketenagakerjaan, Bob Azam menyatakan bahwa badai pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak hanya terjadi di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved