Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
INFLASI konsumen Amerika Serikat (AS) menurun lebih dari perkiraan pada bulan lalu. Ini menurut data pemerintah yang diterbitkan pada Selasa (14/11). Hal tersebut memberikan kabar baik bagi para pengambil kebijakan yang ingin mengendalikan kenaikan harga tanpa merusak perekonomian.
Pengukur inflasi indeks harga konsumen (CPI) meningkat sebesar 3,2% dalam 12 bulan hingga Oktober atau turun dari 3,7% pada bulan sebelumnya. Departemen Tenaga Kerja mengatakan itu dalam satu pernyataan.
Inflasi tidak berubah dari bulan ke bulan pada Oktober dibandingkan September. Ada penurunan tajam bulanan pada harga energi. Baik angka tahunan maupun bulanan berada di bawah ekspektasi median para ekonom yang disurvei oleh MarketWatch.
Baca juga: SoftBank Group Catat Kerugian Juli-September akibat Start-up Bangkrut
Meskipun penurunan indeks bahan bakar bertanggung jawab atas perlambatan harga, kata Departemen Tenaga Kerja, hal ini sebagian diimbangi oleh kenaikan indeks perlindungan yang berkelanjutan. Meskipun penurunan inflasi merupakan kabar baik bagi konsumen, tingkat inflasi saat ini yang diukur dengan berbagai alat ukur masih berada di atas target jangka panjang Federal Reserve sebesar dua persen.
Bank sentral AS baru-baru ini mempertahankan suku bunga pinjaman utamanya pada level tertinggi dalam 22 tahun untuk pertemuan kedua berturut-turut. Ini menyebabkan beberapa analis dan pedagang memperkirakan pengetatan kebijakan moneter sudah berakhir.
Baca juga: Tiongkok kembali Alami Deflasi pada Oktober
Namun sejak saat itu, sejumlah pengambil kebijakan, termasuk Ketua Fed Jerome Powell, telah mengindikasikan bahwa mereka siap untuk menaikkan suku bunga lagi, jika perlu, untuk menurunkan kenaikan harga sesuai target. Dengan mengecualikan segmen pangan dan energi yang bergejolak, kata Departemen Tenaga Kerja, inflasi inti turun menjadi 4,0% pada bulan lalu, perubahan terkecil dalam 12 bulan sejak periode yang berakhir September 2021. (AFP/Z-2)
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
Ratusan tentara AS protes setelah komandan sebut perang Iran adalah nubuat Armagedon dan Donald Trump diurapi Yesus. Simak laporan lengkap MRFF di sini.
Amerika Serikat dilaporkan kehilangan peralatan militer senilai hampir US$2 miliar atau sekitar Rp33 triliun selama operasi militer terhadap Iran sejak Sabtu (28/2).
Iran ancam serang situs nuklir Dimona Israel jika AS-Israel upayakan gulingkan rezim. Korban tewas capai 1.045 jiwa di tengah pantauan IAEA pada situs Isfahan.
87 jenazah awak kapal perang Iran ditemukan mengapung di perairan internasional usai ditenggelamkan pasukan AS. Cek detail evakuasi Angkatan Laut Sri Lanka
Iran menunda upacara perpisahan Ayatollah Ali Khamenei akibat kendala logistik dan ancaman keamanan. Israel ancam bunuh siapapun calon penerus Khamenei.
Independensi Bank Indonesia (BI) berada dalam sorotan menyusul pencalonan Thomas Djiwandono.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Tiga mantan ketua The Fed, termasuk Janet Yellen, mengecam investigasi kriminal terhadap Jerome Powell. Mereka menyebut aksi pemerintahan Trump ini mengancam fondasi ekonomi AS.
Bitcoin (BTC) adalah aset digital dan mata uang kripto yang berjalan di jaringan peer-to-peer tanpa bank sentral, menggunakan blockchain untuk mencatat transaksi.
Bank Sentral Amerika (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan untuk kelima kalinya tahun ini.
Bank Indonesia (BI) dan Bank Prancis atau Banque de France (BdF) menyepakati penguatan kerja sama bilateral di area kebanksentralan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved