Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengatakan jelang masuk Pemilu 2024, sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT), mereka tidak menargetkan banyak IPO perusahaan, yaitu hanya 62 perusahaan. Kenapa?
“Dalam RKAT jelas, target IPO perusahaan tahun 2024 lebih rendah, yaitu 62 perusahaan, dibandingkan perolehan saat ini yang sudah IPO 77 perusahaan,” kata Iman, ditemui di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Senin (13/11).
Ia mengungkapkan, alasannya tidak memasang target agresif IPO karena pesta demokrasi Pemilu yang kemungkinan akan membuat investor wait and see. Ini membuat minat perusahaan untuk IPO akan lebih melandai.
Baca juga : BEI Segera Cetak Rekor IPO Terbanyak Sepanjang Sejarah
“Bisa saja (wait and see). Apalagi kalau sampai dua putaran sampai Oktober. Makanya kita tidak akan terlalu agresif. Meskipun di dalam pipeline masih ada 26 calon emiten, tetapi bisa saja mereka IPO di 2024,” kata Iman.
Penyebab tahun 2023 ini menjadi tahun terbanyak perusahaan melantai di pasar modal, BEI memperkitakan karena banyak perusahaan yang seharusnya IPO di 2022 namun tertunda, sedangkan mereka yang tadinya berencana IPO di 2024 juga mempercepat di 2023. “Kemungkinan (dipercepat IPO) karena ada pemilu,” kata Iman. (Z-4)
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) dinilai masih memiliki ruang yang cukup besar ke depan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
PT Super Bank Indonesia Tbk (IDX: SUPA; “Superbank”), bank dengan layanan digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS, hari ini resmi mencatatkan saham perdananya.
Untuk proyeksi RNTH tahun 2026 dibuat dengan pendekatan konservatif.
LANGKAH besar kembali diambil oleh perusahaan teknologi asal Indonesia di panggung global. PT NusaTrip Incorporated (Nasdaq: NUTR) resmi melantai di bursa Nasdaq pada 15 Agustus 2025.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Kenaikan harga ini terjadi di tengah sentimen positif sektor konsumsi protein, setelah MBG memproyeksikan peningkatan kebutuhan protein nasional.
PT Wasaida Putra Cakra tahun ini membangun dua rumah sakit baru, sehingga perusahaan itu sekarang mengelola empat rumah sakit yang berlokasi di Klaten, Bali, Cepu dan Jepara.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Public Expose Live pada 26-30 Agustus 2024. Sebanyak 44 perusahaan tercatat berpartisipasi dalam acara tersebut.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu diperkirakan bergerak menguat di tengah perilaku pasar yang wait and see terhadap data inflasi Amerika Serikat (AS).
Aksi korporasi ini akan melibatkan sebanyak 500 juta saham baru dengan kisaran harga penawaran awal antara Rp100 hingga Rp150 per lembar saham.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved