Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH komoditas pangan, pada Rabu (8/11), mengalami kenaikan harga rata-rata secara nasional. Komoditas pangan yang harganya mengalami kenaikan tersebut, di antarannya adalah beras premium, kedelai, bawang merah, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging sapi murni, daging ayam, gula konsumsi, minyak goreng kemasan, ikan bandeng, garam halus, dan tepung terigu kemasan.
Melansir data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada 8 November 2023 pukul 13.45 WIB, harga rata-rata beras telah naik melampaui harga eceran tertinggi (HET).
Harga beras kualitas premium mengalami kenaikan sebesar 14.990 per kilogram (Kg) atau naik 0,07% dari harga kemarin.
Baca juga: Petani Nikmati Untung saat Harga Cabai Naik
Harga kedelai impor terpantau naik 0,38% menjadi Rp13.250 per kilogram. Kemudian, harga bawang merah juga mengalami kenaikan 1,09 persen menjadi Rp26.000 per kilogram.
Selanjutnya, harga cabai rawit keriting juga mengalami kenaikan sebesar 1,22% menjadi Rp59.850 per kilogram. Sedangkan untuk cabai rawit merah mengalami kenaikan sebesar 1,61% menjadi Rp71.810 per kilogram.
Baca juga: Harga Cabai Bikin Pedagang Bingung
Begitu juga dengan daging sapi murni yang mengalami kenaikan sebesar 0,06% menjadi Rp134.320 per kilogram. Selanjutnya daging ayam juga mengalami kenaikan sebesar 0,03% menjadi Rp34.950 per kilogram
Berikutnya, harga gula konsumsi juga mengalami kenaikan sebesar 0,25% menjadi Rp16.160 per kilogram diikutin dengan minyak goreng kemasan sederhana naik 0,23% menjadi Rp17.340 per liter.
Ikan bandeng naik 0,58% menjadi Rp34.600 per kilogram. Kemudian, harga garam halus juga alami kenaikan sebesar 0,87% menjadi Rp11.530 per kilogram, dan tepung terigu kemasan naik sebesar 0,07% menjadi Rp13.590 per kilogram.
Sementara itu, sejumlah komoditas pangan yang mengalami penurunan harga antara lain beras medium, bawang putih bonggol, telur ayam ras, tepung terigu (curah), minyak goreng curah, jagung pakan peternak, ikan kembung dan ikan tongkol.
Harga bawang putih terpantau menurun di angka 0,28% menjadi Rp35.600 per kilogram, kemudian harga telur ayam ras mengalami penurunan 0,25% menjadi Rp27.769 per kilogram.
Selanjutnya minyak goreng curah mengalami penurunan 0,14% menjadi Rp14.520 per liter diikuti dengan jagung pakan peternak yang mengalami penurunan 0,56% menjadi Rp7.120 per kilogram.
Berikutnya ikan kembung mengalami penurunan sebesar 0,60% menjadi Rp38.010 per kilogram dan terakhir ikan tongol mengalami penurunan 0,38% menjadi Rp33.890 per kilogram. (Z-10)
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Penyaluran paket OPM ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok termasuk cabai menjelang hari besar keagamaan.
Satgas Pangan Polri melakukan pemantauan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional dan ritel di
Bupati Dairi Vickner Sinaga menegaskan bahwa penyelenggaraan pasar murah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat dalam upaya menekan laju inflasi.
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Ajbar Abdul Kadir mendukung langkah Presiden RI Prabowo Subianto memastikan tidak terjadi lonjakan harga pangan di awal bulan Ramadan.
Jumlah pengunjung di pasar tradisional ini melonjak dua kali lipat dibandingkan hari biasanya.
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved