Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI penerbangan Rusia sedang menghadapi gejolak besar. Ini seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap keselamatan penumpang akibat buruknya pemeliharaan, kurangnya suku cadang, dan kerusakan yang sering terjadi.
Sektor ini, yang sangat bergantung pada pemasok internasional, termasuk yang paling terpukul oleh sanksi Barat atas serangan Moskow terhadap Ukraina. Terputus dari Airbus dari Eropa dan Boeing yang berbasis di AS, maskapai penerbangan Rusia menghadapi kesulitan khusus dalam mengamankan dan memelihara komponen fisik dan perangkat lunak canggih yang diperlukan dalam menjaga pesawat tetap mengudara.
"Kondisi maskapai penerbangan Rusia beroperasi tentu menjadi jauh lebih sulit dan risiko bagi industri penerbangan jelas meningkat," kata Oleg Panteleyev, direktur AviaPort.ru, lembaga yang mengkhususkan diri pada industri penerbangan Rusia kepada AFP. Beberapa insiden baru-baru ini telah menyoroti kekhawatiran tersebut.
Baca juga: Produsen Kakao dan Cokelat Barry Callebaut Gandakan Bisnis di Asia
Pada bulan Agustus, penumpang dalam penerbangan Red Wings terjebak di kota Yekaterinburg di Ural selama 24 jam karena kerusakan teknis yang terjadi secara bersamaan pada dua pesawat yang tersedia.
Perusahaan menuding sanksi eksternal dan pembatasan pasokan suku cadang yang mempersulit perawatan pesawat dalam siaran persnya.
Pada bulan yang sama, pesawat Pegas Fly Rusia tertunda di Thailand karena kesalahan pada sistem pemantauan cuacanya. Pada awal Oktober, Flagcarrier Aeroflot mengalami tiga kali kegagalan teknis pada pesawatnya dalam satu hari.
Baca juga: Lapangan Kerja Amerika Serikat Meningkat Didorong Pendidikan dan Kesehatan
Kremlin mengakui bahwa industri penerbangan Rusia tidak berjalan baik. "Kami menghadapi tantangan baru dan kami mencari cara baru untuk menyelesaikannya," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, ketika ditanya tentang tantangan yang melanda sektor penerbangan Rusia.
Beberapa maskapai penerbangan Rusia dan badan penerbangan federal tidak menanggapi permintaan komentar AFP.
Sebagian besar pesawat yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan Rusia dibuat oleh Airbus atau Boeing, perusahaan Barat yang telah berhenti berbisnis dengan Rusia. Masalah utama bagi maskapai penerbangan Rusia berpusat pada pemeliharaan mesin dan sistem komputer.
S7, maskapai penerbangan swasta terbesar Rusia, akan mengurangi jumlah penerbangan sebesar 10%-15% selama periode musim gugur/dingin 2023-2024 karena masalah pemeliharaan mesin buatan AS untuk pesawat Airbusnya, media Rusia melaporkan. Karena tidak bisa mendapatkan suku cadang asli untuk jet buatan Barat mereka, perusahaan-perusahaan Rusia terpaksa melakukan kanibalisasi terhadap armada mereka yang ada dan melarang terbang seluruh pesawat untuk diambil suku cadangnya.
Solusi seperti ini dipandang sebagai solusi jangka pendek. Rusia tidak asing dengan bencana udara akibat tekanan terhadap industri penerbangan.
Negara ini mengalami serangkaian kecelakaan yang menewaskan ratusan orang pada 1990-an dan awal 2000-an, karena armada Soviet yang menua dan pesawat yang tidak dirawat dengan baik. Mengurangi perjalanan udara secara permanen juga merupakan hal yang tidak bisa dilakukan di negara yang memiliki 11 zona waktu ini.
Negara-negara Barat, termasuk Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Inggris, telah melarang maskapai penerbangan Rusia beroperasi di wilayah udara mereka. Sejauh ini, lalu lintas udara domestik di Rusia belum mengalami penurunan sejak dimulainya serangan Rusia terhadap Ukraina.
Jaringan Keamanan Penerbangan (ASN) juga melaporkan jumlah insiden penerbangan di Rusia selama periode tersebut masih berada dalam kisaran yang tercatat pada tahun-tahun sebelumnya. Namun seiring berjalannya waktu, risikonya cenderung meningkat.
Politisi Rusia menaruh harapan mereka pada pembuatan ratusan pesawat buatan sendiri untuk menggantikan model Barat. Namun catatan terbaru Rusia dalam pembuatan pesawat masih belum sempurna.
Model utama negara pasca-Soviet--Sukhoi Superjet--sudah memiliki reputasi sebagai pesawat yang rentan terhadap kerusakan dan kecelakaan bahkan sebelum ada sanksi dari Barat. Rencana untuk jet jarak menengah baru, Irkut MS-21, terlambat dari jadwal.
Pada April, suatu asosiasi penerbangan Rusia menyatakan keprihatinan atas lambatnya jadwal produksi pesawat domestik baru yang mereka harap akan menggantikan armada buatan Barat. "Mempertahankan kelaikan udara pesawat asing yang kami miliki memerlukan pengeluaran yang besar," kata Asosiasi Operator Transportasi Udara Rusia dalam satu laporan.
Kecuali Moskow berhasil menghindari sanksi Barat untuk mengamankan suku cadang pesawat atau menerbangkan pesawat yang tidak dirawat dengan baik, jumlah armada Rusia bisa turun lebih dari sepertiga--dari 850 menjadi 554--pada tahun 2033, kata analis di konsultan Oliver Wyman. Hampir dua tahun setelah konflik di Ukraina, Kyiv menikmati gejolak yang dihadapi industri Rusia akibat sanksi.
Setelah pesawat Pegas Fly Rusia untuk sementara dilarang terbang di Thailand awal tahun ini, penasihat presiden Ukraina Andriy Yermak menulis di media sosial, "Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan lebih banyak berita seperti ini." (AFP/Z-2)
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved