Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi XI DPR RI Masinton Pasaribu mengingatkan masyarakat khususnya dari kelompok ibu-ibu agar uang hasil pinjaman online (pinjol) tidak dipakai buat 'bertemu dewa zeus' alias bermain judi online.
Pernyataan itu disampaikan Masinton dalam kegiatan sosialisasi Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Masyarakat di salah satu hotel di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Kamis, 26 Oktober 2023.
Masinton meyakini, ibu-ibu tidak akan menggunakan uang pinjol untuk bermain judi online. Menurutnya, ibu-ibu merupakan pondasi atau tiang utama di dalam sebuah keluarga.
Baca juga: Dorong Literasi Keuangan, Bank Mandiri Ajak Pelajar Tur ke Museum Mandiri
"(Uang pinjol) jangan dipakai buat ketemu dewa Zeus, Olimpus, atau yang (judi) slot-slot itu. Saya yakin ibu2 gak ke situ, ibu2 pondasi dan tiang Utama keluarga," kata anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu.
Ia menyampaikan agar uang hasil pinjol digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga atau membangun usaha.
Baca juga: OJK Jangan Hanya Perketat Pengawasan Judi Online tapi Juga Pinjol Ilegal
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta 2 itu pun berkata bahwa di balik kesuksesan seorang suami terdapat peran istri yang tangguh.
"Sukses laki-laki, ada perempuan tangguh. Ibu-ibu saya yakin adalah perempuan tangguh semua,” ucap Masinton.
Dalam kesempatan yang sama,Analis Eksekutif Hubungan Kelembagaan OJK, R. Lutfi Rahman Amin menyampaikan masyarakat harus memeriksa transaksi keuangan yang dilakukan melalui OJK secara rutin.
Menurutnya, hal ini penting untuk mengetahui apakah data pribadi telah disalahgunakan atau tidak oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.
"Penting untuk dicek," katanya.
Lutfi juga mengajak masyarakat untuk berinvestasi. Namun, Lutfi mengingatkan, investasi harus dilakukan secara cerdas dan bijak dengan mengecek legalitas lembaga investasi yang hendak diikuti ke OJK terlebih dahulu.
"Juga ada yang kita investasi, tapi tidak semua bisa kita ikuti, harus cerdas kelola keuangan, kita harus bijak investasi yang kita ikuti," tuturnya.
"Kenali dengan baik harus legal dan logis artinya terdaftar di OJK. Cara menawarkan harus logis," tuturnya. (RO/Z-7)
Kolaborasi ini dimulai dengan mengadakan Training of Trainers secara virtual yang dihadiri oleh 191 fasilitator dari Purwakarta, Malang, Kediri, Pekalongan, dan Probolinggo.
PENGGUNA layanan keuangan digital di Indonesia terus meningkat, terutama di kalangan generasi Milenial dan Gen Z.
PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) kembali menghadirkan Bright Talk, sebuah program literasi keuangan yang dikemas secara interaktif dan inspiratif.
Layanan kebutuhan dana jangka pendek itu diberikan dengan berbagai jenis jaminan, seperti emas, elektronik, kendaraan, tas, dan jam tangan.
Literasi keuangan bukan hanya penting di kota besar seperti Jakarta, tetapi juga bagi masyarakat di daerah-daerah.
Fundtastic kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi cerdas finansial dengan mendukung acara Graduation Sekolah Kanisius tahun ini.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama CIMB Niaga Finance mempertegas komitmennya dalam memperluas literasi keuangan
Sepanjang 2025, Asuransi Jasindo secara konsisten menggelar berbagai program literasi keuangan dan asuransi di 11 kota di Indonesia.
Inovasi berkelanjutan menjadi kunci bagi industri keuangan digital untuk tetap relevan dan dipercaya masyarakat.
Generasi muda Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan dalam cara mempersiapkan masa depan finansial mereka.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved