Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MMS Land, anak perusahaan MMS Group Indonesia yang bergerak di bidang properti dan hospitality, berkontribusi dengan mengembangkan Crowne Plaza di Labuan Bajo, yang sedang bersiap untuk menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Baca juga : Keindahan Alam Labuan Bajo Dipamerkan di Film Nona Manis Sayange
Langkah awal pembangunan Crowne Plaza Labuan Bajo dimulai pada Rabu (11/10). Acara Partnership Agreement Signing diadakan di Commodity Square, Jakarta Selatan, yang melibatkan tiga pihak, yaitu PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank), PT Tatamulia Nusantara Indah (TATA) dan IHG Hotels & Resorts (IHG).
CEO MMS Land Andre Chandra Biantoro menyatakan bahwa pembangunan Crowne Plaza Labuan Bajo adalah wujud komitmen MMS Land untuk mendukung sektor pariwisata nasional di Labuan Bajo.
Melalui keterangan tertulisnya Andre mengatakan, "Crowne Plaza Labuan Bajo adalah sebuah pengalaman bagi wisatawan. Kebutuhan akomodasi penginapan, bisnis dan pertemuan menjadi satu kesatuan dalam balutan pelayanan bintang lima berstandar internasional."
Selaras dengan Andre, Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai menyampaikan bahwa peran serta J Trust Bank pada pembangunan Crowne Plaza Labuan Bajo merupakan komitmen Bank untuk mendukung proyek pengembangan pariwisata nasional. “J Trust Bank meyakini bahwa pembangunan pariwisata memberikan kesempatan untuk tumbuh kembang ekosistem pendukung antara lain seperti pelayanan perjalanan, jasa transportasi, dan pengembangan daerah tujuan wisata yang pada akhirnya memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat Labuan Bajo,” imbuhnya.
Di samping itu, Chris Anklin, Senior Director, Development, Asia Tenggara dan Korea, IHG Hotels & Resorts mengatakan, Crowne Plaza Labuan Bajo adalah salah satu merek hotel premium terbesar di dunia dan sangat cocok bagi tamu yang mengunjungi pulau eksotis ini untuk liburan, bisnis, atau perjalanan.
Untuk mengimplementasikan desain, MMS Land menunjuk PT Tatamulia Nusantara Indah (TATA) sebagai Kontraktor pelaksana pembangunan Crowne Plaza Labuan Bajo. Crowne Plaza Labuan Bajo dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi para tamu, dengan desain yang mencerminkan filosofi kearifan budaya lokal.
“Dengan pengalaman TATA selama 38 tahun dan portofolio berbagai proyek hotel bintang lima, diharapkan pembangunan ini akan berlangsung dengan kualitas tinggi, menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri ke Kawasan Wisata Labuan Bajo,” tutur Iwan Adi Susanto, President Director PT Tatamulia Nusantara Indah. (B-4)
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Labuan Bajo terus memperkuat upaya pengelolaan sampah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus kualitas hidup masyarakat.
KEPOLISIAN Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memeriksa dua pejabat Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo terkait kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah.
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved