Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Platform perdagangan elektronik, Shopee Indonesia mengumumkan telah menyetop penjualan produk impor atau dari penjual asal luar negeri (cross border), mulai Rabu (4/10), pukul 22.00 WIB.
Head of Public Policy Shopee Indonesia Radityo Triatmojo mengungkapkan keputusan yang diambil pihaknya untuk mematuhi ketentuan pemerintah yakni Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.
"Shopee Indonesia mulai secara resmi menghentikan penjualan produk cross border," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (6/10).
Baca juga: Tingkatkan Jangkauan Pasar, Shopee Jadi E-Commerce Paling Sering digunakan Brand Lokal & UMKM
Radityo menerangkan transaksi penjualan barang impor yang berada di Shopee selama ini tercatat kurang dari 1%. Selain itu, mekanisme cross border yang dilakukan diklaim sudah sesuai proses dalam peraturan perundangan yang berlaku seperti perpajakan.
Selama ini, lanjutnya, transaski cross border yang dilakukan Shopee Indonesia bertujuan agar produk lokal juga memiliki peluang yang sama untuk bisa mengakses pasar ekspor secara langsung.
Baca juga: Buka Dulu Baru Bayar, Shopee Hadirkan Inovasi Terbaru Untuk Pengguna Lewat Metode COD Cek Dulu
“Dapat kami sampaikan produk yang dijual secara cross border di Shopee bukanlah produk yang bersaing langsung dengan produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)," ungkapnya.
Shopee Indonesia telah menutup 14 kategori produk cross border yang bersaing dengan produk UMKM sesuai dengan arahan Kementerian Koperasi dan UKM pada 2021 lalu.
Radityo menyebut saat ini sudah ada lebih dari 20 juta produk UMKM lokal yang tersedia di pasar lintas batas di kawasan Asia Tenggara, Asia Timur dan Amerika Latin.
“Kami akan berusaha meski ditutupnya penjual cross border di Indonesia, tidak mempengaruhi kegiatan ekspor produk Indonesia yang sudah berjalan saat ini,” pungkasnya. (Z-10)
Busana dengan material breathable, potongan clean, dan warna-warna lembut semakin menjadi favorit karena mampu menghadirkan kesan effortless namun tetap sempurna.
INDUSTRI social commerce Indonesia kembali menjadi saksi atas dominasi nyata Haluan Digital Agency (HDA).
Shopee menghadirkan Big Ramadan Sale 2026 selama 40 hari dengan inovasi teknologi, fitur interaktif, dan promo spesial untuk menemani Ramadan masa kini.
SPinjam menghadirkan kampanye khusus untuk pengajuan pinjaman pertama berjudul “Jelas Tanpa Jebakan” yang berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026.
Peringati satu dekade, Shopee hadirkan Fuji, Batik Kanthil, dan Kintakun serta berbagai penawaran eksklusif di kampanye 12.12 Birthday Sale.
Kedua inisiatif tersebut menyoroti bagaimana bisnis dan komunitas lokal di seluruh dunia memanfaatkan Shopee dan ekonomi digital untuk berkembang
Memasuki 2026, isu efisiensi operasional semakin menjadi perhatian utama sektor logistik darat di Indonesia
Penghargaan ini memperkuat posisi kedua brand sebagai pilihan terpercaya keluarga Indonesia dalam pemenuhan nutrisi anak melalui kanal digital.
Laporan E-Commerce Global Otto Media Grup 2025 mencatat meskipun e-commerce lintas batas global mencapai hampir US$1,24 triliun, tingkat pembatalannya mencapai sekitar 70%.
Pada tahun 2025 jumlah pengguna internet mencapai 221 juta jiwa atau hampir 80 persen dari total populasi.
Berawal dari usaha rumahan, Finetrus sukses menjadi UMKM perlengkapan tidur favorit di Shopee. Fokus pada kualitas bedding, Finetrus tumbuh pesat lewat inovasi dan digitalisasi.
ONE Global Capital mengumumkan pembagian dividen Natal perdana kepada para investornya, hanya satu tahun sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved