Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mendorong pemerintah agar waspada melihat gejala tren kenaikan harga pangan yang terus naik di minggu ini.
Selain beras, beberapa komoditas yang berpotensi naik adalah cabai merah keriting naik Rp500 menjadi Rp46.000/kg, cabai rawit merah naik Rp1.000 jadi Rp46.500/kg, cabai merah besar Rp54.000/kg, bawang putih naik dari Rp40.000/kg ke Rp49.000/kg.
Ayam juga mengalami kenaikan menjadi Rp40.000/kg. Telur ayam juga mengalami kenaikan walaupun cuma Rp200.
Baca juga : Sebagian Pedagang Tanah Abang Jualannya Terbantu Berkat TikTok Shop
"Beberapa komoditas mengalami kenaikan, jadi kami meminta pemerintah untuk mengantisipasi beberapa hal yang berpotensi mencegah kenaikan pangan tersebut," kata Wasekjen DPP Ikappi Syahrul Reza Saputra dalam keterangan resmi, Selasa (3/10).
Ikappi juga meminta pemerintah untuk serius melakukan upaya penguatan pangan lokal melalui program pangan yang lebih aktif dan lebih masif sehingga di dalam kondisi dan situasi global yang terus sulit Indonesia dapat mempertahankan swasembada pangan.
Baca juga : DPR Dorong Pemerintah Edukasi Pedagang Tanah Abang Kreasikan Pemasaran Digital
"Pemerintah harus menjadikan pangan sebagai salah satu kekuatan di negeri kita," tandasnya. (Z-5)
Cabai tersebut akan dijual dengan harga Rp58 ribu per Kg -nya. Hal itu juga sebagai upaya dari pemerintah untuk membantu masyarakat ditengah naiknya harga cabai merah di pasaran.
Harga cabai merah di Sumatra Utara masih melambung tinggi meski Pemerintah Provinsi Sumtra Utara sudah mengintervensi pasar dengan mendatangkan 50 ton cabai dari Jawa.
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh sejak sebulan terakhir terus meningkat.
Dari pengamatan di lapangan, cabai hijau bahkan ada yang dijual Rp60.000 per kilogram. Harga cabai saat ini dinilai cukup mahal dan jauh di atas harga keekonomiannya
Di momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, banyak anggota masyarakat yang juga menggelar hajatan pernikahan.
Sebaliknya, harga beras di beberapa pasar justru terkoreksi. Rata-rata harga beras turun Rp250 hingga Rp500 per kilogram dalam beberapa hari terakhir.
Maraknya belanja online diduga jadi pemicu anjloknya pembeli ke pasar tradisional
Ada tumpang tindih antara distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pedagang tradisional dengan operasi pasar yang digelar langsung di tingkat kelurahan dan RW.
Inkoppas Minta Pedagang Dilibatkan dalam Pembangunan Pasar
Bahkan berdasarkan pemeriksaan juga, ketiga WNA asal Iran ini melakuhan aksinya di dua tempat yakni Pasar Ratu dan Pasar Welahan, Kabupaten Jepara,
Deklarasi pedagang yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Cinta Pasar Tradisional (Gema Cipta) itu dilakukan di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Sabtu (2/11) malam.
Tersangka dijerat dengan UU Darurat No 12 Tahun 1951, dengan ancaman 10 tahun penjara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved