Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1,13 juta wisatawan mancanegara (Wisman) terekam berkunjung ke Indonesia pada Agustus 2023. Jumlah tersebut lebih tinggi 1,02% dari Juli 2023 dan lebih tinggi 68,92% dari kunjungan wisman pada Agustus 2022.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan dari jumlah tersebut, 979,49 ribu kunjungan wisman datang melalui pintu masuk utama dan 153,15 ribu kunjungan lainnya datang melalui pintu masuk perbatasan.
“Dibandingkan dengan bulan lalu, terjadi peningkatan jumlah kunjungan melalui pintu masuk utama sebesar 1,52%, dan untuk kunjungan wisman melalui pintu masuk perbatasan mengalami penurunan 2,05%,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Senin (2/10).
Baca juga: Digitalisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Lampung
Dengan jumlah kunjungan wisman pada bulan kedelapan tersebut, maka secara kumulatif total kunjungan wisman ke Indonesia selama 2023 telah mencapai 7,44 juta kunjungan. Jumlah tersebut telah jauh melampaui jumlah kunjungan wisman di periode yang sama pada 2022 yang tercatat sebanyak 2,79 juta kunjungan.
Bahkan jumlah kunjungan wisman tersebut juga melampaui total kunjungan wisman selama 2022 yang tercatat mencapai 3,09 juta kunjungan. Namun, kata Amalia, jumlah kunjungan wisman selama delapan bulan 2023 masih berada di bawah kunjungan periode yang sama di 2019 yang sebanyak 10,71 juta kunjungan.
“Jadi meskipun sudah lebih tinggi daripada total kunjungan wisman sepanjang 2022, jumlah kunjungan wisman hingga Agustus 2023 ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama di 2019 atau sebelum pandemi covid-19,” tutur Amalia.
Baca juga: Bali Darurat Transportasi Publik dan Pungutan ke Wisman untuk Sampah
Adapun wisman asal Malaysia mendominasi jumlah kunjungan ke Indonesia, baik pada Agustus maupun secara kumulatif di periode Januari-Agustus 2023. Pada Agustus 2023, kunjungan wisman asal Negeri Jiran tercatat 174,8 ribu kunjungan, setara 15,4% dari total kunjungan di periode itu.
Sedangkan secara kumulatif, kunjungan wisman asal Malaysia tercatat menembus 1,20 juta kunjungan, atau 16,2% dari total kunjungan wisman ke Indonesia pada periode Januari-Agustus 2023.
Peningkatan jumlah kunjungan wisman itu memengaruhi geliat industri kepariwisataan seperti tingkat penghunian kamar (TPK) hotel. BPS mencatat TPK pada Agustus 2023 berada di level 5,08% (yoy). “TPK hotel klasifikasi bintang tertinggi tercatat di Provinsi Bali, yakni mencapai 60,64%,” jelas Amalia. (Z-6)
BALI belakangan ini menjadi sorotan lantaran disebut sepi oleh kunjungan turis. PT Angkasa Pura merilis data resmi pada Rabu 24 Desember 2025 jelang natal
Daya tarik utama Gerbang Handara adalah kesempatan untuk mengabadikan momen di depan gerbang yang menawan.
Duber Musin bangga atas penayangan film dokumenter Bali Île de Merveilles (Bali, Pulau Keajaiban).
Sengketa layanan bus menuju Machu Picchu memicu kekacauan dan membuat ribuan turis terdampar.
PERAYAAN Deepavali membawa berkah bagi sektor pariwisata Kepulauan Riau (Kepri).
Seorang turis asal Inggris, Alexandra Clarke, 26, hilang setelah kapal yang ditumpanginya terbakar dan tenggelam di perairan Koh Tao, Thailand.
Layanan kereta cepat Whoosh semakin mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi pilihan wisatawan mancanegara, khususnya asal Malaysia, selama momen libur Nataru.
Jumlah tersebut diambil dari 4 stasiun di Kota atau Kabupaten di Eks Karesidenan Pekalongan yang menjadi keberangkatan para Wisman.
Pada periode Januari-Oktober 2025, Bandara Kualanamu telah melayani sekitar 2 juta penumpang internasional, naik dari 1,85 juta penumpang pada tahun sebelumnya.
Pemerintah Indonesia baru-baru ini menandatangani dua kesepakatan dagang strategis, yakni IEU-CEPA dan ICA-CEPA.
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 8,5 juta hingga Juli 2025, yang berarti tren kunjungan wisatawan naik 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pulau Kera seluas 48 hektare berada di wilayah Kabupaten Kupang, tetapi hanya berjarak 5 mil dari Kota Kupang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved