Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Gerbang Handara: Magnet Turis Asia di Tengah Ketenangan Buleleng

Basuki Eka Purnama
11/12/2025 13:06
Gerbang Handara: Magnet Turis Asia di Tengah Ketenangan Buleleng
Pasangan asal India berpose di depan Gerbang Handara di wilayah Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.(ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

GERBANG Handara di Kabupaten Buleleng kini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tujuan wisata terfavorit, terutama di kalangan turis mancanegara yang mengunjungi wilayah Bali Utara.

Pesona gerbang ikonik yang merupakan pintu masuk Handara Golf and Resort Bali ini terletak pada arsitektur khas Bali yang otentik dan dikelilingi oleh lanskap yang asri di Jalan Raya Singaraja-Denpasar, Kecamatan Sukasada.

Staf Dinas Pariwisata Buleleng Bidang Pemasaran, Putu Ngurah Putra Sudarmaya, menjelaskan bahwa minat turis asing terhadap Gerbang Handara cukup bervariasi tergantung musim.

"Jika kita perhatikan, kebanyakan yang datang ke Gerbang Handara itu dari kawasan Asia, seperti Tiongkok, kalau sedang high season (musim ramai). Sementara kalau low season (musim sepi) itu India, seperti sekarang ini," kata Putu, dikutip Kamis (11/12).

Daya Tarik Foto Viral

Menurut Putu, daya tarik utama Gerbang Handara adalah kesempatan untuk mengabadikan momen di depan gerbang yang menawan. Tidak sedikit wisatawan yang menyiapkan busana khusus dan bahkan membawa fotografer pribadi untuk mendapatkan hasil terbaik.

Karena tingginya minat, wisatawan kerap harus mengantre selama lima hingga sepuluh menit hanya untuk berfoto. Bagi yang tidak membawa fotografer, tersedia jasa fotografer lokal dengan biaya Rp20.000 per sesi.

Popularitas Gerbang Handara melesat setelah foto dan rekaman video seorang turis asal Rusia di lokasi tersebut menjadi viral di media sosial selama masa pandemi covid-19.

"Terlebih kebiasaan orang Asia ya, kalau ada satu foto bagus dan jadi viral semua orang langsung mau ke sana," tambah Putu, menggarisbawahi kekuatan media sosial dalam mempromosikan destinasi wisata ini.

Buleleng: Pilihan Wisata yang Lebih Tenang

Selain daya tarik gerbang itu sendiri, wisatawan juga menyukai suasana yang ditawarkan Buleleng. Mereka umumnya mencari lingkungan yang lebih tenang dan damai dibandingkan daerah-daerah di Bali Selatan yang sudah padat dan ramai.

Gerbang Handara dapat dikunjungi tanpa batasan waktu tertentu, namun wisatawan yang menginginkan latar foto terbaik disarankan datang pada pagi hari atau sebelum matahari terbenam.

Untuk mengakses destinasi ini, wisatawan dikenakan biaya masuk sebesar Rp30.000 bagi turis domestik dan Rp50.000 bagi turis asing.

Data Kunjungan Turis Asia Meningkat

Minat yang tinggi dari turis Asia sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat peningkatan angka kunjungan wisatawan asal India dan Tiongkok ke Indonesia.

Selama periode Januari hingga Oktober 2025:

  • Angka kunjungan wisatawan asal India mencapai 603.654, naik 3,25% dari 584.674 pada periode yang sama pada 2024.
  • Kunjungan wisatawan asal Tiongkok naik 10,15% menjadi 1.135.556, dari 1.030.942 kunjungan pada kurun yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan angka kunjungan dari kedua negara ini menegaskan bahwa Bali Utara, dengan Gerbang Handara sebagai ikonnya, semakin menjadi tujuan utama bagi wisatawan dari kawasan Asia. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik