Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KINOVATION, program akselerator dari Kino Indonesia untuk brand direct-to-consumers (D2C), secara resmi meluncurkan program akselerasi Kinovation Batch 2 yang akan diselenggarakan pada September hingga Oktober 2023 mendatang.
Program ini mempertemukan brand lokal dengan Kino Indonesia serta pemain industri lain dan bertujuan membuka kesempatan bagi lebih banyak brand lokal dalam negeri untuk mendapatkan akses untuk bertemu dan belajar langsung dengan para ahli industri, yang berasal dari perusahaan global, e-commerce, venture capital, dan lain sebagainya.
“Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi dari peserta Kinovation batch pertama di mana 10 peserta terpilih menghadirkan produk yang unik, inovatif, dan cocok untuk konsumen Indonesia," ujar Sidharta Oetama, CEO Kino Indonesia, dalam keterangan pers, Jumat (8/9).
Baca juga: 10 Brand Lokal UMKM Terpilih Ikuti Program Kinovation
"Oleh karena itu, kami ingin membuka kesempatan bagi lebih banyak brand lokal untuk dapat memperluas jejaring bisnis, menambah pengetahuan dan skill seputar industri D2C,” jelas Sidharta.
Adopsi Inovasi, Kolaborasi, dan ESG
Sama seperti program yang sebelumnya, Kinovation memilih 10 brand lokal yang mengadopsi nilai inovasi, kolaborasi dan ESG [Environmental, Social, and Governance] dalam setiap aspek bisnis, mulai dari pengumpulan bahan baku, produksi, distribusi hingga promosi.
“Dari banyaknya peserta yang mendaftar, kami memilih 10 brand ini karena memiliki inovasi produk yang menarik, founding team yang kuat dan potensi skalabilitas dan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.” lanjut Sidharta.
Baca juga: Kinovation Gelar 'Demo Day', Penutup Program Akselerator Startup Batch Pertama
Brand terpilih yang akan mengikuti program Kinovation batch kedua ini adalah: 1. Bonvie: brand ini fokus menyediakan perawatan rambut natural dan efektif yang fokus pada permasalahan rontok dan penipisan rambut. 2. Fitbreak: brand ini fokus pada produk sereal gandum berbahan natural yang mengandung berbagai manfaat bagi kesehatan.
3. Grandville: Brand ini fokus menyediakan produk F&B tanpa pengawet, MSG, dan pewarna buatan yang dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi anak. 4. Malo: Brand ini fokus menyediakan solusi perawatan kulit anak untuk iklim tropis. 5. Nasho: Brand ini fokus menyediakan produk coating berbasis teknologi nano untuk membersihkan kacamata maupun peralatan rumah tangga.
6. Nevernot: Brand ini fokus menyediakan parfum yang mengangkat suatu cerita pada setiap variannya. 7. Oterra: Brand ini fokus menyediakan minuman pengganti makanan bernutrisi lengkap pertama di Indonesia. 8. Roona: Brand ini fokus menyediakan solusi kecantikan berupa produk perawatan area mata.
Baca juga: Sektor UMKM Didorong Perkuat Brand Lokal
9. Skin Time: Brand ini fokus menyediakan produk perawatan wajah yang mengandung probiotik German yang aman digunakan kulit sensitif. 10. Things Untouched: Brand ini fokus menyediakan produk kecantikan yang mengusung tema ‘anti-ribet’ sehingga pemakaiannya lebih mudah.
“Kinovation merupakan salah satu cara kami untuk berkontribusi kembali kepada masyarakat. Dengan program ini, kami berharap dapat mengenal brand lokal masa depan lebih baik lagi dan dapat menciptakan berbagai kolaborasi baik antara partisipan dan Kino Indonesia, maupun bersama sesama partisipan,” ujar Sidharta. (RO/S-4)
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Sejak didirikan, Susu Mbok Darmi membawa misi sederhana namun relevan, yakni menghadirkan susu segar yang mudah diakses, sekaligus berkontribusi pada kesejahteraan peternak lokal.
BRAND lokal yang menghadirkan solusi kecantikan instan khusus untuk area lash dan brow, Roona berhasil menyabet penghargaan Brand Choice Award 2025.
Bank Indonesia mencatat nilai transaksi e-commerce mencapai Rp44,4 triliun pada Juli 2025, menandakan tingginya minat belanja online.
Tiga brand lokal yakni Jims Honey, Sovlo, dan Kanky, menjadi bukti bahwa adaptasi digital bukan sekadar pilihan, tetapi kunci menuju pertumbuhan berkelanjutan.
Melalui Vidio Shopping, penonton bisa langsung membeli produk yang muncul di dalam tayangan favorit mereka, tanpa perlu beralih aplikasi.
Pemerintah terus memperkuat kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dengan menjadikan pengadaan negara sebagai penggerak utama industri nasional.
Vannoe menghadirkan rangkaian solusi unggulan seperti videotron, kiosk, dan interactive flat panel (IFP) yang menyatukan teknologi, seni, dan kolaborasi.
Gelaran tahunan Government Procurement Forum & Expo (GPFE) atau forum dan pameran pengadaan keperluan pemerintah 2025 sukses diselenggarakan pada 23-25 Juli 2025.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus melaksanakan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
"Masyarakat lebih memilih produk dari Tiongkok yang lebih murah, dibandingkan produk lokal. Terlebih kemarin ada info masuknya produk impor dari Tiongkok secara ilegal."
SANTRI sebagai generasi bangsa menjadi tonggak bagi kemajuan dan pembangunan bangsa. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu melalui memperkuat produk asli milik Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved