Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini meminta Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menyiapkan solusi menghadapi El Nino berkepanjangan. Hal tersebut, menurut Anggia, agar petani tidak menurun produktivitasnya akibat cuaca panas yang berkepanjangan.
"Karena ini kita sudah memasuki El Nino harus ada antisipasi yang memang update kepada masyarakat, warga terutama petani, supaya tidak terlalu jatuh produktivitasnya karena nggak ada hujan. Karena perkiraan sampai Oktober nanti akan kekeringan dan ini masyarakat di lapangan sudah banyak kekeringan," ujar Anggia di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.
Kementan, lanjutnya, bisa membantu mempersiapkan pompa air untuk mengairi ladang petani di tengah kekeringan yang terjadi. Sebab, El Nino yang berkepanjangan ini diharapkan jangan sampai mempengaruhi persediaan pangan di dalam negeri.
"Harus ada, misalnya, terobosan penyediaan sumber-sumber air, harus ada itu. Kementerian Pertanian kalau misalnya dibutuhkan salah satunya di pompa air, meskipun tidak bisa ambil ke sumur, tetapi bisa mengalirkan. Itu juga menjadi salah satu pertimbangan atau afirmatif yang bisa digunakan untuk para petani," jelas Politisi Fraksi PKB ini.
Diketahui, Indonesia saat ini sedang mengalami dampak dari El Nino. Fenomena El Nino menyebabkan berbagai wilayah di Indonesia mengalami musim kemarau lebih kering dibandingkan 3 tahun sebelumnya. (RO/S-3)
Justru penyebab signifikan dari terus menurunnya produksi beras adalah terjadinya laju alih fungsi lahan dari pertanian ke nonpertanian yang terus meningkat setiap tahun.
Jangan ada satu pihak yang bisa mengambil keuntungan terlalu besar, lalu ada pihak lain yang mengalami kerugian yang terlalu besar.
Reptil endemik Indonesia yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) itu telah menetaskan Komodo melalui inkubator sejumlah 29 ekor.
Hal ini untuk menyelesaikan persoalan beras impor yang menggunung, padahal banyak beras hasil varietas unggul lokal yang belum terserap oleh Bulog.
Karena selain populasinya yang semakin sedikit, menjadikan satwa liar sebagai hewan peliharaan juga cukup berbahaya.
Tahun 2024 nanti pemerintah akan mulai melakukan mobilisasi ASN untuk menikmati kawasan tersebut dan berpotensi akan meningkatkan berbagai kebutuhan termasuk pangan.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026.
Pantau Gambut mengatakan kondisi 2025 masih menunjukkan pola rawan karhutla, terutama di tengah puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober.
FENOMENA alam El Nino yang sedang menyelimuti wilayah Provinsi Aceh sudah berlangsung sekitar tiga bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved