Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 6,31 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia terekam oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada periode Januari-Juli 2023. Jumlah kunjungan itu lebih tinggi 107,19% dari total kunjungan wisman di 2022 yang sebanyak 5,88 juta kunjungan.
"Ini bahkan 107,19% dari total kunjungan wisman tahun lalu yang sebanyak 5,88 juta kunjungan," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers, Jumat (1/9).
Pada Juli 2023 BPS mencatat jumlah kedatangan wisman ke Indonesia mencapai 1,12 juta kunjungan. Jumlah tersebut lebih tinggi 5,66% dari bulan sebelumnya dan lebih tinggi 74,07% dari bulan yang sama di 2022.
Baca juga: Biro Pariwisata Taiwan Ingin Manjakan Para Wisatawan dari Indonesia
Peningkatan kunjungan wisman ke Indonesia pada Juli 2023 banyak disebabkan oleh adanya penyelenggaraan acara berskala internasional di Jakarta dan Bali. Itu juga didukung oleh peningkatan frekuensi penerbangan langsung dari Bali ke Tiongkok.
"Selain itu juga peningkatan kunjungan wisman ini bertepatan dengan liburan musim panas di beberapa negara, terutama dari Eropa," tutur Pudji.
Dari jumlah kunjungan Juli tersebut, lanjutnya, sebanyak 966,61 ribu kunjungan dilakukan wisman melalui pintu masuk utama seperti bandara internasional, pelabuhan internasional, dan pos lintas batas. Sementara 156,35 ribu kunjungan lainnya dilakukan wisman melalui pintu masuk perbatasan darat dan laut.
Baca juga: Astindo Travel Fair 2023 Tawarkan Promo Tiket Pesawat dan Paket Wisata
Malaysia Mendominasi
Pudji mengungkapkan, wisman asal Malaysia mendominasi kunjungan ke Indonesia pada Juli 2023. Tercatat wisman asal Negeri Jiran melakukan 156,7 ribu kunjungan ke Tanah Air, setara 14% dari total kunjungan wisman ke Indonesia.
Meski mendominasi, jumlah kunjungan wisman asal Malaysia itu mengalami penurunan 7,14% bila dibandingkan jumlah kunjungan ke Indonesia di bulan sebelumnya.
Australia menjadi negara asal wisman kedua terbanyak kedua yang melakukan kunjungan ke Indonesia pada Juli 2023. Jumlah kunjungan wisman asal Negeri Kanguru tercatat sebanyak 143,1 ribu kunjungan, setara 12,7% dari total kunjungan di Juli 2023.
Kunjungan yang dilakukan wisman asal Australia itu tercatat naik 7,99% dari bulan sebelumnya dan naik 68,79% dari Juli 2023.
(Z-9)
Layanan kereta cepat Whoosh semakin mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi pilihan wisatawan mancanegara, khususnya asal Malaysia, selama momen libur Nataru.
Jumlah tersebut diambil dari 4 stasiun di Kota atau Kabupaten di Eks Karesidenan Pekalongan yang menjadi keberangkatan para Wisman.
Pada periode Januari-Oktober 2025, Bandara Kualanamu telah melayani sekitar 2 juta penumpang internasional, naik dari 1,85 juta penumpang pada tahun sebelumnya.
Pemerintah Indonesia baru-baru ini menandatangani dua kesepakatan dagang strategis, yakni IEU-CEPA dan ICA-CEPA.
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 8,5 juta hingga Juli 2025, yang berarti tren kunjungan wisatawan naik 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pulau Kera seluas 48 hektare berada di wilayah Kabupaten Kupang, tetapi hanya berjarak 5 mil dari Kota Kupang.
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved