Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSYAWARAH Nasional (Munas) III Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) telah digelar di Hotel Holiday Inn, Jakarta, pada 29-31 Agustus 2023.
Dalam Munas III HIKMI dengan tema “Perkuat Soliditas dan Integritas Organisasi Untuk Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Industri Mebel dan Kerajinan Nasional”, Abdul Sobur terpilih sebagai Ketua Umum HIMKI untuk masa jabatan periode 2023-2026.
Dalam sambutannya, Ketua Umum HIMKI yang baru Abdul Sobur mengatakan,"Kami mengucapkan terima kasih kepada para peserta Munas yang mempercayakan saya memimpin HIMKI untuk tiga tahun ke depan."
Baca juga: HIKMI Perkuat Soliditas Dukung Industri Mebel dan Kerajinan Nasional
"Perlu saya tegaskan di sini, bahwa Munas atau Munas adalah sarana dan keputusan tertinggi yang dimiliki organisasi untuk menyusun Garis-garis Besar Program Kerja HIMKI ke depan," kata Sobur dalam keterangan pers, Jumat (1/9).
Targetkan Nilai Ekspor Mebel dan Karajinan US$ 5 Miliar
Menurut Sobur, pamerintah bersama-sama HIMKI telah menargetkan nilai ekspor sebesar US$ 5 miliar. "Untuk itu kami perlu melakukan kerja sama secara sinergis, terutama pada saat ini di mana kondisi global tidak sedang baik-baik saja," katanya.
"Di sisi lain, para pesaing kita seperti Vietnam dan Malaysia juga semakin bergerak meninggalkan posisi kita dari sisi ekspor," ucap Sobur.
Baca juga: HIMKI Gugat Eks Pengurus Asmindo dan AMKRI ke PTUN Jakarta
Sementara itu Pengurus HIMKI dsan Anggota Tim Formatur Munas ini, Maskur Zainuri, mengatakan sangat penting sebab merupakan sarana untuk mensolidkan semua komponen yang ada di HIMKI dimana sekarang sudah ada 16 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HIMKI, dan nada tambahan 2 DPD seluruh Indonesia dalam waktu dekat ini.
"Jadi ada 18 DPD. Kami juga mengkonsolidasikan potensi-potensi yang ada d luar Jawa sehingga terjadi pemerataan industri berbasis mebel dan kerajinan di semua wilayah Indonesia," katanya.
Ketua DPD HIMKI Jepara Raya, Antonius Suhandoyo mengatakan,"Kita ingin mengonsolidasikan seluruh unsur yang ada di organisasi. Kami yang masih muda tentu masih membutuhkan arahan dan bimbingan para senior. Jadi jangan dilepas dulu."
Baca juga: Pelaku Industri Mebel dan Kerajian Diminta Manfaatkan Free Trade Agreement
Ketua DPD HIMKI Bandung dan Priangan, Anton Dwinanto, mengatakan,“Di Munas ini juga ditegaskan mengenai komitmen HIMKI yang akan terus meningkatkan desain."
"Beberapa negara besar, seperti Italia memprioritaskan masalah ini. Secara SDM para desainer yang ada di HIMKI cukup banyak dan untuk ke depan akan kami tularkan ke para anggota yang membutuhkan," kata Antpn.
"Kami juga bekerja sama dengan asosiasi-asosiasi desain. Pada sisi ini asosiasi-asosiasi desain juga ingin mengaplikasikannya kepada kami,” tambahnya.
Ketua DPD HIMKI Semarang Raya, A. Kuswidiarso, mengatakan,“Untuk dapat bersaing di pasar global, kami ingin menegaskan perlunya restrukturisasi permesinan untuk industri mebel dan kerajinan dimana saat ini sudah merupakan suatu keharusan.'
"Dengan mesin-mesin terbaru inilah yang sangat membantu dalam produksi. Sekarang harga-harga mesin juga sudah terjangkau. Untuk yang UKM-UKM kami sangat membutuhkan bantuan pemerintah dan bantuan selama ini dari pemerintah sudah membantu industri mebel dan kerajinan," paparnya. (RO/S-4)
Upaya membangkitkan kembali industri mebel dan kerajinan di Tanah Air muncul melalui Pameran Furniture dan Kerajinan UMKM se-Jawa Timur bertajuk Mebel Berkualitas Karya Anak Bangsa.
Indonesia dikenal sebagai negeri dengan warisan kriya yang kaya mulai dari Jepara, Cirebon, Bali, dan banyak daerah lain telah menorehkan nama di peta industri mebel dan kerajinan dunia.
Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menyerukan urgensi kolaborasi strategis antara pelaku industri dan pemerintah.
Jepara bukan hanya kaya akan warisan, tapi juga memiliki masa depan yang sangat menjanjikan. Dengan nilai ekspor mebel dan kerajinan yang menembus lebih dari US$300 juta pada tahun lalu.
Ekspor furnitur Vietnam tembus Rp265 triliun pada tahun lalu. Sementara, nilai ekspor produk furnitur dan kerajinan Indonesia hanya Rp40,7 triliun.
EUDR akan membuat akses pasar produk olahan kayu dari Indonesia sulit masuk ke pasar Eropa karena persyaratan bahan baku yang ketat.
Setiap produk Kupiah Meukutop yang dihasilkan kini dilengkapi dengan sistem autentikasi digital menggunakan Google Sheet dan QR Code unik.
Komisi VII DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Perindustrian dan sejumlah asosiasi industri.
Ajang yang diklaim sebagai pameran kerajinan terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara ini menargetkan 75.000 pengunjung serta 100 pembeli potensial internasional.
CAS (Contractor Art Space), sebuah perusahaan arsitek, kontraktor dan interior dari Indonesia, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Suikoushya, workshop carpentry di Kyoto, Jepang.
IFEX 2025 kembali digelar pada 6-9 Maret 2025 di JIExpo, Kemayoran, untuk merayakan satu dekade kontribusi dalam memajukan industri mebel dan kerajinan Indonesia.
Acara Pesona Swarga Bumi ini tidak hanya sekedar wadah promosi, tetapi juga sebagai katalisator bagi pelaku industri kreatif di Kota Sukabumi untuk terus berkarya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved