Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEINGINAN Presiden Joko Widodo untuk menghadirkan ekosistem kendaraan listrik di 2027 mendatang, nampaknya masih jauh dari arang.
Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian Susiwijono Moergiarso menjelaskan pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia membutuhkan waktu yang panjang dengan tiga tahapan.
Saat ini, Indonesia baru memasuki tahap I yakni proses hilirisasi mineral mentah. Sementara dari data yang dipaparkan Susiwijono, target produksi mobil dan motor listrik dari dalam negeri baru tercipta di 2030 atau berada di tahap III.
Baca juga : Pemerintah Akui Insentif Kendaraan Listrik Salah Sasaran
"Untuk membangun ekosistem kendaraan listrik sebenarnya ini masih panjang. Kita baru bisa berhasil di success story di tahap I dalam hilirisasi mineral," ujarnya dalam diskusi Future Forum Membangun Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik, Jakarta, Selasa (29/8).
Ia menerangkan untuk di tahap I, Smelter Manyar miliki PT Freeport Indonesia di Kawasan Java Integrated Industrial Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur, dengan luas total sekitar 100 hektare, akan mengolah konsentrate tembaga sebesar 1,7 juta ton per tahun. Proyek smelter itu akan beroperasi di pertengahan 2024.
Baca juga : Kendaraan Listrik jadi Masa Depan Transportasi Ramah Lingkungan
"Kalau itu berhasil di tahun depan, maka kita sukses di tahap I untuk menghasilkan hilirisasi produk mineral. Lalu, mulai masuk ke tahap II yakni hilirisasi industri manufaktur," ucap Sesmenko.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Indonesia Battery Corporation (IBC) Toto Nugroho mendukung pengembangan baterai kendaraan listrik di Tanah Air secara end to end atau dari hulu ke hilir. IBC merupakan konsorsium yang terdiri atas empat BUMN, yakni Mind ID, PT Pertamina, PT PLN, dan PT Antam.
"Tugas IBC ialah melakukan pengembangan terintegrasi dari hulu ke hilir. Selain itu, kami juga harus mengembangkan sisi suplai dan demand baterai kendaraan listrik," jelasnya.
IBC telah bekerja sama dengan perusahaan asal Korea, LG Energy Solution dan Hyundai Group untuk mendirikan pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat. Proyek itu ditargetkan beroperasi di tahun depan dengan kapasitas produksi sebesar 10 giga watt hour (GwH) dan menghasilkan 150.000 unit baterai kendaraan listrik.
Toto mengakui pihaknya amat membutuhkan bantuan dari asing karena belum memiliki teknologi tinggi dalam mendukung ekosistem baterai kendaraan listrik di dalam negeri.
"Yang kita kembangkan kan baterai kendaraan listrik dari hulu ke hilir, itu kenapa kita membutuhkan partnership karena mereka punya teknologi," pungkasnya. (Z-5)
HANKOOK Tire & Technology melalui anak usahanya, PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI), memperkuat strategi bisnis menghadapi peluang pasar otomotif 2026.
PT PLN kembali menegaskan perannya dalam mendorong transisi energi nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Lalu lalang kendaraan listrik di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Kemayoran mencerminkan arah baru mobilitas di Indonesia.
Penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2023 yang menjadi instrumen penting untuk memutus siklus hambatan pasar kendaraan listrik di Indonesia.
Transformasi digital di tubuh PT PLN menemukan bentuk paling konkret melalui PLN Mobile.
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Proyek Strategis Nasional (PSN) Wiraraja Green Renewable Energy melakukan penandatanganan kerja sama dengan beberapa perusahaan AS.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pihaknya akan mengkaji penyetopan ekspor timah. Ia menegaskan ekspor barang mentah harus digantikan dengan komoditas hasil industri hilirisasi
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII.
KEBIJAKAN hilirisasi di industri minerba masih memiliki beberapa hambatan.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) resmi memulai groundbreaking proyek hilirisasi fase I.
KRAS kini bergerak agresif sebagai tulang punggung yang mendukung sektor infrastruktur, manufaktur, serta pertumbuhan ekonomi nasional secara luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved