Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DISTRIBUSI pupuk bersubsidi menjadi salah satu masalah yang dikeluhkan para petani. Pupuk dikabarkan sempat langka. Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menuturkan pemerintah saat ini tengah membahas evaluasi penyaluran pupuk bersubsidi sehingga lebih tepat sasaran.
“Kalau sistem ini kurang efektif, maka akan diubah, yaitu mencari cara yang paling efektif supaya pupuk itu diterima ke tangan yang berhak," ujar Wapres dalam keterangan pers nya usai menghadiri Peresmian Masjid K.H. Hasyim Asy'ari Ma’had Bahrul Huda, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (10/8)
Wapres menuturkan pupuk bersubsidi seharusnya diterima sesuai nama dan alamat penerima manfaat. "Siapa yang berhak menerima itu sesuai data by name by address,” imbuhnya.
Baca juga: Ombudsman Temukan Permasalahan Program Pupuk Bersubsidi, Mentan SYL: Perbaiki Struktur Bersama
Saat ditanya mengenai kemungkinan pupuk subsidi disalurkan menjadi bantuan tunai, Wapres menyampaikan masih membahas opsi-opsi yang ada dan mematangkannya.
“Apakah nanti dalam bentuk uang, itu belum, belum sampai ke sana,” sebut Wapres.
Baca juga: Mentan Minta Akses Pupuk Dipermudah untuk Para Petani
Wapres mengungkapkan usulan agar bantuan pupuk bersubsidi disalurkan dalam bentuk tunai memang ada. Tetapi pemerintah khawatir uang itu nantinya digunakan oleh penerima manfaat untuk membeli hal lain.
“Kalau dulu bantuan tunai itu memang iya. Waktu itu ada usulan supaya diberikan dalam bentuk tunai kepada masyarakat,” jelas Wapres.
“Walaupun ada pikiran kalau dalam bentuk tunai nanti tidak dibelikan beras, tapi dibelikan rokok gitu kan,” tambahnya.
Wapres menyebutkan bantuan tunai memang punya keunggulan. Dalam konteks bantuan sosial beras misalnya, bantuan dialihkan dalam bentuk tunai, tidak lagi beras. Pemerintah, ujar wapres, tidak perlu membeli kantong beras. Selain itu, penerima manfaat dapat membeli beras di warung-warung sehingga menghidupkan usaha kecil.
“Tapi setelah dipertimbangkan, kemudian lebih efektif, lebih bagus. Tidak perlu menyediakan kantong berasnya, tidak perlu juga harus diangkut dari satu daerah, sehingga bisa membeli berasnya di warung-warung sekitarnya, juga menghidupkan warung kecil,” tutur Wapres.
“Dan ternyata itu lebih efektif dan lebih sampai kepada yang berhak,” imbuhnya.
Wapres menyebutkan pemerintah akan mengambil opsi terbaik melakukan antisipasi kelangkaan pupuk di kalangan petani.
“Pupuk ini sedang dipertimbangkan dan saya kira akan diambil cara yang terbaik. Kalau itu yang terbaik, tentu akan diambil,” pungkas Wapres. (Z-3)
Selama ini, dinamika keluar masuk atlet Pelatnas di akhir tahun berfungsi sebagai instrumen evaluasi.
Prabowo menunjukkan optimisme terhadap keberlanjutan program prioritas pada periode 2026-2027.
Kemenimipas melakukan evaluasi atas sejumlah kendala yang masih dihadapi sepanjang 2025, baik dalam aspek pelayanan, koordinasi, maupun adaptasi kelembagaan.
Program MBG yang disalurkan oleh SPPG Mutiara Keraton Bogor yang dikelola oleh Jimmy Hantu atau Sujimin berjalan lancar di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
TKA pada akhirnya bukan sekadar instrumen teknis melainkan fondasi moral untuk memastikan setiap anak Indonesia dinilai dengan ukuran yang setara.
Mardani juga mendorong pemerintah pusat untuk melakukan reformasi menyeluruh, mulai dari sistem pemilihan kepala daerah hingga mekanisme pembinaan dan pengawasan.
Agenda rapat itu ialah mengesahkan KH Anwar Iskandar sebagai Ketua Umum MUI menggantikan KH Miftachul Akhyar yang mengundurkan diri.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap negara-negara di Asia Afrika bisa secara aktif memerangi kejahatan transnasional yang terjadi di wilayahnya.
Sekitar 90,3% penduduk Indonesia sudah memiliki perlindungan kesehatan.
WAKIL Presiden Ma’ruf Amin memerintahkan agar aparat berwenang menindaklanjuti indikasi penyimpangan dari laporan kekayaan ASN di lingkungan Kementerian Keuangan.
Indonesia siap menjadi mitra utama pengembangan bisnis halal di Jepang, khus
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved