Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR mobil Jerman memperpanjang kebangkitannya pada Juli. Data resmi yang menunjukkan itu, Jumat (4/8/2023), didorong penjualan kendaraan listrik yang melonjak karena kesengsaraan rantai pasokan terus mereda.
Secara total, 243.277 mobil baru didaftarkan di ekonomi terbesar Eropa bulan lalu. Ini meningkat 18,1% dari tahun sebelumnya, menurut otoritas transportasi federal KBA.
Penjualan mobil telah pulih sejak awal tahun, meski masih jauh di bawah level yang tercatat pada 2019 sebelum pandemi virus korona. Produsen di Jerman, rumah bagi raksasa industri seperti Volkswagen dan BMW, memproduksi 300.300 kendaraan pada Juli atau 20% lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut asosiasi industri VDA.
Baca juga: Penciptaan Lapangan Kerja Amerika Serikat di Juli Lebih Rendah
Sektor ini berangsur-angsur pulih dari masalah rantai pasokan--terutama dalam hal semikonduktor--yang telah memperlambat pengiriman ke pelanggan. Secara khusus, pasar didorong oleh pesanan kendaraan listrik, yang naik hampir 70% pada Juli tahun ke tahun atau mencapai 20% dari semua pemesanan.
Namun para analis memperingatkan bahwa berakhirnya subsidi mobil listrik untuk armada perusahaan mulai September akan berdampak meredam hal itu. "Lonjakan pemesanan kendaraan listrik baru saat ini kemungkinan besar sebagian besar disebabkan oleh fakta bahwa pemilik komersial masih ingin mendapatkan keuntungan dari subsidi pemerintah," kata analis EY Jan Miller.
Baca juga: Ekspor Jerman Naik Tipis di Juni tapi Prospek Suram
Hal itu, "Kemungkinan akan segera kehabisan tenaga," tambah analis itu. Pengamat juga memperingatkan bahwa pelemahan ekonomi di Jerman akibat pertumbuhan stagnan di tengah inflasi tinggi dan penaikan suku bunga akan membebani pasar. (AFP/Z-2)
Menteri tersebut menggemakan pernyataan Kanselir Friedrich Merz yang menyebut konflik di Timur Tengah “bukan perang Jerman.”
Merz juga menegaskan kembali penolakannya untuk mengirim kapal perang Jerman ke Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved