Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 3 Agustsu 2023 berpeluang bergerak melemah seiring dengan adanya sentimen di tingkat global.
IHSG dibuka melemah 1,79 poin atau 0,03% ke posisi 6.852,72. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,91 poin atau 0,09% ke posisi 959,23.
"Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak melemah seiring dengan sentimen di pasar global," sebut Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (3/8).
Baca juga : Erick Thohir Sebut Pelepasan Porsi Saham Vale Indonesia Harus Terjadi
Dari mancanegara, keputusan Fitch yang menurunkan peringkat kredit Amerika Serikat (AS) dari AAA ke AA+ masih belum mampu merendahkan pasar, meskipun sudah ditanggapi dan dibantah oleh pejabat pemerintahan AS.
Hal tersebut juga dapat mendorong bank sentral AS The Fed untuk lebih akomodatif, mengingat kondisi inflasi hampir mencapai target di 2 persen dan kondisi sektor tenaga kerja di AS yang relatif solid.
Baca juga : Pertamina Hulu Energi Batal IPO Tahun Ini. Kenapa?
Dari dalam negeri, tingkat inflasi tahunan Indonesia turun ke level terendah selama 16 bulan di level 3,08% pada Juli 2023 dari 3,52% pada Juni 2023.
Inflasi inti pada Juli 2023 juga turun ke level terendah selama 16 bulan di level 2,43% dari 2,58% pada Juni 2023 dan di bawah perkiraan pasar sebesar 2,5%.
Sementara itu, bursa AS ditutup melemah pada penutupan perdagangan Rabu (2/8/2023). Dow Jones turun 0,98%, S&P 500 turun 1,38%, dan Nasdaq turun 2,17%.
Penurunan terjadi setelah Fitch menurunkan peringkat default penerbit mata uang asing jangka panjang AS dan sentimen risk-off yang muncul kembali.
Yield US Treasury 10 Year naik 0,0545 basis poin (bps) atau 1,36% ke level 4,078%, dan USD Index naik 0,28% ke level 102,59.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 416,50 poin atau 1,27% ke 32.291,19, indeks Hang Seng melemah 51,92 poin atau 0,27% ke 19.465,46, indeks Shanghai melemah 7,32 poin atau 0,22% ke 3.254,37, dan indeks Straits Times menguat 4,13 poin atau 0,12% ke 3.329,15. (Ant/Z-4)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
Sikap risk-off investor disebabkan oleh eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, serta tingginya yield US Treasury akibat ekspektasi suku bunga The Fed yang tertahan tinggi.
RENCANA Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menjadi pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pascademutualisasi menjadi perhatian serius DPR RI.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Kenaikan harga ini terjadi di tengah sentimen positif sektor konsumsi protein, setelah MBG memproyeksikan peningkatan kebutuhan protein nasional.
PT Wasaida Putra Cakra tahun ini membangun dua rumah sakit baru, sehingga perusahaan itu sekarang mengelola empat rumah sakit yang berlokasi di Klaten, Bali, Cepu dan Jepara.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Public Expose Live pada 26-30 Agustus 2024. Sebanyak 44 perusahaan tercatat berpartisipasi dalam acara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved