Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH diminta untuk memiliki perencanaan yang matang sebelum mengumumkan sebuah proyek besar kepada publik. Pasalnya, itu akan mempengaruhi tingkat kepercayaan investor atas program atau proyek yang dijalankan pemerintah ke depan.
"Bagi investor itu soal kepastian. Kalau tidak pasti, sebaiknya sesuatu yang sangat besar itu direncanakan dengan matang. Sehingga statement yang keluar dan menjadi kebijakan itu bisa dijalankan dan ada kepastian," ujar Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad saat dihubungi, Rabu (26/7).
Pernyataan tersebut berkaitan dengan pemerintah yang bakal membatalkan pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya. Menurut Tauhid, proyek tersebut berpotensi memiliki nilai besar. Kepastian dari penggarapan proyek itu diyakini dinanti oleh publik maupun investor.
Baca juga: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Batal Dikerjakan
Rencana pembatalan menunjukkan pemerintah menentukan proyek berdasarkan keinginan semata. Keinginan itu kemudian dinarasikan ke publik sebagai sesuatu yang menjanjikan, namun nyatanya hanya pepesan kosong belaka.
"Sebelum disampaikan, pemerintah lakukan dulu FS (feasibility study) yang matang, baru bilang. Ini belum ada pra-FS atau FS, tapi sudah statement. Itu akan sulit. Karena memang banyak di proyek pemerintah itu, diawali dengan keinginan dulu dan FS nya menyusul. Itu akan sulit nanti saat pelaksanaan," jelas Tauhid.
Baca juga: Kereta Cepat Bisa Menggeliatkan Pariwisata Yogyakarta
Pemerintah juga menurutnya dapat melakukan analisis perbandingan ke negara-negara yang telah menyelesaikan dan memanfaatkan proyek tersebut. Dalam hal kereta cepat, misalnya, pemerintah dapat merujuk dari Jepang maupun Tiongkok untuk mematangkan perencanaan.
"Lihat dari sana, kalau memang prasyarat tidak memenuhi ya tidak perlu dilanjutkan dan tidak perlu digembar-gemborkan ke publik," tutur Tauhid.
Sekalipun proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya jadi digarap, lanjutnya, biaya yang dibutuhkan akan sangat besar. Menarik investor juga disebut tak akan mudah. Sebab akses transportasi jalan darat dan udara di rute Jakarta-Surabaya atau sebaliknya saat ini cukup terjangkau bagi publik.
"Lalu apa urgensinya? Karena tol sudah ada. Sekarang ini yang menurut saya prioritas bukan itu, karena sudah ada transportasi darat dan udara yang juga sudah bagus," pungkas Tauhid. (Mir)
Momentum ini menjadi titik awal pembenahan internal yang lebih komprehensif, dengan fokus pada penguatan GCG agar operasional perusahaan semakin terstruktur dan akuntabel.
Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons pengumuman Moody’s yang menurunkan outlook kredit Indonesia menjadi negatif sambil mempertahankan peringkat Baa2.
REFORMASI tata kelola dinilai menjadi kunci utama untuk memulihkan kepercayaan investor di tengah tekanan yang belakangan membayangi pasar keuangan domestik.
Banyaknya peraturan yang tumpang tindih, proses perizinan yang berlapis, serta perubahan kebijakan yang terlalu sering telah menjadi penghambat nyata bagi investasi di Indonesia.
Keterlibatan investor asing turut dipertimbangkan seiring keterbatasan teknologi nasional dan masih berlangsungnya penyusunan regulasi karbon biru di Indonesia.
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Hasil pemantauan ICW menunjukkan proyek bernilai triliunan rupiah ini sarat ketidaksesuaian dengan aturan dan berpotensi menimbulkan praktik korupsi.
KPK menduga dana yang disiapkan untuk menyuap mencapai Rp46 miliar
Tessa menerangkan dugaan korupsi tersebut diduga terjadi pada proyek-proyek di Divisi Engineering, Procurement and Construction (EPC) PT PP tahun 2022-2023.
Dugaan rasuah ini terjadi pada 2022 sampai dengan 2023. KPK menyebut kasusnya berkaitan dengan kerugian negara.
Proyek LRT Jakarta Fase 1B dikerjakan dari dua sisi yakni dari zona Velodrome-Pramuka dan zona Manggarai-Pramuka.
Pemberlakuan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalan termasuk Jalan MH Thamrin mulai 21 September 2024 hingga 28 Februari 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved