Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
Menjadi perusahaan penyedia energi dan pengelola sumber daya alam tidak lagi bisa hanya mengandalkan pada jumlah cadangan ataupun teknologi yang dimilikinya.
Adanya perubahan iklim atau climate change membuat tuntutan atas proses produksi yang bersih atau low emisi harus terpenuhi guna menjaga keberlanjutan bisnisnya.
PT Medco Energi International (Medco) Tbk sebagai perusahaan migas, sekaligus penyedia energi bersih dan pengelola tambang menyadari penuh pentingnya memasukan agenda climate change dalam strategi bisnis ke depan.
Capital Market Manager PT Medco Energi Internasional, Ridho Wahyudi mengatakan bahwa dalam perjalanan 40 tahun Medco beroperasi, pihaknya terus mengupayakan pemenuhan energi tanpa mengabaikan pengurangan emisi.
Sebagai penyedia migas, Medco terus berusaha memperbaiki proses produksinya dengan menggunakan sumber energi bersih. Salah satunya memaksimalkan penggunaan gas di lapangan migas miliknya selain juga untuk memenuhi permintaan konsumen domestik ataupun asing.
"Gas sebagai bagian penting dari transisi energi kami terus tingkatkan penggunaannya. Kami juga memiliki pembeli atau buyer dari gas yang cukup kategori blue chip seperti Pertamina, PLN atau Sembcorp," ujar Ridho di Booth Medco Energi pada kegiatan Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex), Selasa (25/7)
Dalam kaitan penurunan emisi karbon,Medco yang memiliki tiga area bisnis memiliki target interim berbeda-beda. Pada oil and gas, Medco mengupakan penurunan gas rumah kaca sebesar 20% pada 2025 dan 30% pada 2030. Adapun untuk gas metana turun 25% dan 37% pada 2025 dan 2030.
Untuk penyediaan pembangkit bersih atau clean power, Medco memiliki target penambahan kapasitas pembangkit yang berasal dari energi terbarukan sebesar 26% pada 2025 dan 30% pada 2030.
"Adapun pada tambang yang dikelola Amman Mineral, kami telah memasang listrik tenaga surya sebesar 26 MWp yang akan ditambah lagi kapasitasnya," jelas Ridho.
Berbagai inisiatif dan strategi yang dijalankan Medco membuahkan hasil positif pada rating ESG. Bila pada 2018, rating ESG masih pada B, maka pada 2022 rating ESG Medco telah masuk pada kategori A.
Pada bagian sustaianalytics. telah terjadi penurunan risiko yang baik dari tahun ke tahun. Bila pada 2019 Medco memiliki Risk 49,9 , pada posisi terakhir 2022 berada di 36,7.
"Momentum penurunannya juga terus bertambah besar," tandasnya.
Saat ini saham Medco di bursa saham diperdagangkan sebagai salah satu pengisi indeks LQ45 Low Carbon Leaders.
Dukungan Manajemen
Langkah Medco yang bertransisi menjadi perusahaan energi yang bersih ini tidak lepas dari dukungan manajemen dan pemegang saham. Para eksekutif Medco terdiri dari profesional di bidangnya yang memiliki pengalaman dan kemampuan mumpuni.
Masuknya grup usaha besar yakni Salim Group pada jajaran pemegang saham pada 2020 lalu mewarnai transformasi bisnis dari perusahaan yang didirikan Arifin Panigoro 40 tahun silam.
Para investor pun mengapresiasi langkah manajemen Medco dengan kenaikan harga sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Apalagi Medco juga rajin membagikan dividen. Terakhir dividen yang dibagikan mencapai US$65 juta atau hampir Rp1 triliun.
Bila pada 5 Juli 2022 saham Medco berada pada level 545 per lembar saham, maka pada penutupan perdagangan Selasa (27/7) saham Medco mencapai 1.080 per lembar saham. Artinya ada kenaikan hampir 100% dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Tantangan ke depan dalam menjalankan bisnis berkelanjutan tidaklah mudah. Namun dengan gabungan kapasitas manajemen yang mumpuni serta dukungan dari pemegang saham serta strategi yang tepat, langkah Medco menjaga pertumbuhan berkelanjutan dapat berjalan mulus.
"Kami akan terus berpartner dengan mitra-mitra strategis dalam upaya mengatasi tantangan pembiayaan ataupun operasi guna menjadi penyedia energi bersih yang handal," tutup Ridho. (M-1)
PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025.
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Salah satu pendorong utama optimisme SAKA adalah keberhasilan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di Wilayah Kerja (WK) Pangkah.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengandalkan skema konsorsium asuransi untuk melindungi aset-aset migas nasional yang bernilai besar.
Kementerian ESDM tawarkan 10 area potensi blok migas baru hasil studi Badan Geologi & LEMIGAS. Simak daftar wilayah, skema bagi hasil 50%, dan jadwal lelangnya.
Kebijakan pelaksanaan proyek offshore saat ini belum sepenuhnya mendorong penguatan industri nasional.
Transformasi menuju praktik green mining semakin menjadi perhatian di sektor pertambangan Indonesia seiring meningkatnya tuntutan global terhadap dekarbonisasi.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) menandatangani kontrak jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk melanjutkan operasional di Tambang Tutupan Selatan
PENELITI Senior Core Indonesia Muhammad Ishak Razak menilai, perpanjangan IUPK Grasberg milik PT Freeport untuk periode 2041–2061, mencerminkan masih rendahnya daya tawar RI.
Loggis teken kerja sama dengan HD Hyundai Infracore Asia untuk distribusi alat berat DEVELON, mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor tambang.
Pertambangan berkontribusi sekitar 12% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mineral dan batubara mencapai Rp140,5 triliun pada 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved