Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Australia menggelar Indonesia-Australia Mineral Roadshow sebagai upaya memperdalam kemitraan strategis di sektor pertambangan. Kegiatan ini menjadi ajang promosi dan penjajakan peluang kerja sama, mulai dari eksplorasi sumber daya, pengolahan mineral, hingga pengembangan teknologi berkelanjutan.
Dalam forum yang dihadiri perwakilan pemerintah, pelaku industri, dan investor ini, Indonesia menonjolkan potensi mineral kritis seperti nikel, bauksit, dan tembaga yang menjadi komoditas penting untuk mendukung transisi energi bersih. Sementara itu, Australia menawarkan keunggulan teknologi pertambangan, pendanaan, dan pengalaman manajemen proyek yang dapat mempercepat program hilirisasi di Tanah Air.
Melalui kolaborasi ini, kedua negara diharapkan mampu memaksimalkan potensi sumber daya alam sekaligus mendorong terciptanya industri pertambangan yang mendukung target pembangunan hijau dan pengurangan emisi karbon.
Dalam kegiatan tersebut KEK Industropolis Batang turut ambil bagian, bahkan menjadi salah satu kawasan industri yang dibahas secara strategis di sektor mineral, hilirisasi, dan industri pengolahan berorientasi ekspor.
Dipimpin oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Siswo Pramono, rombongan delegasi disambut jajaran manajemen KEK Industropolis Batang dan diajak menelusuri infrastruktur modern, zona industri terintegrasi, hingga fasilitas pendukung yang dirancang untuk mengakomodasi investasi kelas dunia.
“KEK Industropolis Batang adalah kompetitor kuat di kawasan Asia Tenggara, sejajar dengan Thailand dan Vietnam, namun memiliki keunggulan tersendiri bagi para investor. Kami menawarkan dukungan penuh, keterbukaan kolaborasi, dan ekosistem yang siap menyambut investasi global,” ujar Kepala Divisi Marketing & Sales KEK Industropolis Batang, Angga Brahmana dikutip dari siaran pers yang diterima, Selasa (12/8).
Selain menjadi etalase potensi hilirisasi mineral, KEK Industropolis Batang juga dinilai memiliki prospek yang kuat untuk menarik investasi baru dari Australia, terutama di sektor industri battery material, yang menjadi salah satu fokus transisi energi global.
“Kunjungan ini menjadi awal dari cita-cita besar kedua negara. Australia memiliki sepuluh prioritas investasi yang relevan dengan pengembangan kawasan industri di Indonesia. Saya percaya, tur ini adalah awal kemitraan strategis yang akan melahirkan kolaborasi bisnis yang saling menguntungkan bagi kedua negara,” ujar Duta Besar RI untuk Australia, Siswo Pramono. (E-3)
Terbukti, dengan diperbaikinya salah satu akses di lingkungan KITB tersebut. Sehingga, mempermudah mobilitas untuk menuju KITB dari Banyuputih menuju Kedawung di KEK Industropolis Batang.
Analisis LPPM Unusia menunjukkan adanya fenomena backwash effect, di mana pertumbuhan ekonomi masih terkonsentrasi di pusat industri tanpa efek pengganda yang merata.
Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Ngurah Wirawan, menyampaikan capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha
Gelaran Industropolis Run 2025 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang tak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga motor penggerak aktivitas ekonomi daerah.
Penghijauan wilayah pesisir menjadi langkah penting untuk menahan laju abrasi, memperkuat ekosistem pesisir, dan melindungi masyarakat dari dampak perubahan iklim.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang meraih penghargaan bergengsi Indonesia Corporate Sustainability (ICS) Award 2025
Sebuah instalasi seni interaktif dibangun untuk menerjemahkan filosofi investasi Sucor AM ke dalam pendekatan yang strategis dan mudah dipahami.
Kawasan timur Jakarta terus menguat sebagai salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi regional. Kabupaten Bekasi mencatat realisasi investasi mencapai Rp61,8 triliun.
Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2. Pemerintah klaim ekonomi dan fiskal tetap kuat, defisit terjaga, Danantara dan MBG jadi tumpuan investasi.
Banyaknya peraturan yang tumpang tindih, proses perizinan yang berlapis, serta perubahan kebijakan yang terlalu sering telah menjadi penghambat nyata bagi investasi di Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Danantara Indonesia untuk menjelaskan kepastian arah kebijakan fiskal Indonesia kepada Moody's.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) resmi memulai groundbreaking proyek hilirisasi fase I.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved