Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANALIS utama ekonomi politik dari Laboratorium Indonesia 2045 (LAB 45) Reyhan Noor menilai perpanjangan bantuan sosial beras merupakan upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan politik menghadapi disrupsi rantai pasok global serta El Nino.
"Komoditas pangan, terutama beras, perlu menjadi perhatian utama karena mencakup kebutuhan dasar masyarakat," ujarnya saat dihubungi, Selasa (25/7).
Dia menambahkan, disrupsi rantai pasok tersebut datang dari dua hal, yakni pembatasan ekspor beras dari India dan keluarnya Rusia dari Black Sea Grain Initiative. Sedangkan El Nino menjadi faktor lain yang dapat mempengaruhi stok pangan nasional dalam waktu dekat.
Baca juga: Dengan Anggaran Kecil, Bapanas Harus Efektif dan Efisien untuk Program 2024
"Oleh sebab itu, jaminan atas terjaganya daya beli atas hal itu menjadi kunci untuk menghadapi stabilitas politik menjelang pemilu dan masa transisi pemerintahan mendatang," kata Reyhan.
Diketahui sebelumnya, pemerintah bakal memperpanjang pemberian bantuan sosial berupa beras kepada 21,353 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan tersebut bakal diberikan sejak Oktober 2023 hingga Desember 2024.
Baca juga: Pos Indonesia Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pengentasan Stunting di Jawa Tengah
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo mengatakan, bantuan beras itu dimaksudkan untuk menjaga daya beli masyarakat. Terlebih di akhir tahun ada momen Natal dan tahun baru. (Mir/Z-7)
Rencana pemberian bantuan pangan tersebut merupakan instruksi dari bupati.
Presiden Jokowi telah menyetujui untuk melanjutkan pemberian bantuan pangan beras 10 kg per bulan bagi 22 juta lebih Kelompok Penerima Manfaat (KPM). Meski tidak akan sampai Desember 2024.
Bantuan diberikan untuk mengurangi beban keluarga miskin, mengentaskan kemiskinan, menanggulangi kekurangan pangan dan gizi, serta menurunkan angka stunting.
Di Kota Sukabumi terdapat sebanyak 26.244 keluarga penerima manfaat (KPM) yang mendapatkan bantuan tersebut
Bantuan beras pemerintah yang digulirkan bagi KPM tentu sangat membantu di tengah kondisi beras yang langka dan harga yang mahal
Mereka rela mengantri sambil hujan-hujanan sejak pagi untuk mendapatkan jatah beras gratis sebanyak 10 kilogram
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026.
Pantau Gambut mengatakan kondisi 2025 masih menunjukkan pola rawan karhutla, terutama di tengah puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober.
FENOMENA alam El Nino yang sedang menyelimuti wilayah Provinsi Aceh sudah berlangsung sekitar tiga bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved