Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN pariwisata nasional sangat penting diperhatikan untuk meningkatkan kinerja perekonomian nasional. Sejumlah isu dalam proses pembangunan pariwisata nasional harus segera dicarikan solusinya dalam upaya membangun kepariwisataan berkualitas di Indonesia.
"Pembangunan kepariwisataan nasional yang berkualitas sangat penting untuk diwujudkan dalam rangka ikut mendorong peningkatan kinerja pembangunan nasional," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/7).
Pertengahan April lalu, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan ada tujuh isu yang harus diatasi untuk membangun kepariwisataan berkualitas di Indonesia.
Baca juga: Target Pendapatan Rp111,7 Triliun dari Sektor Pariwisata Harus Mampu Direalisasikan
Ketujuh isu pembangunan kepariwisataan itu adalah penurunan kualitas lingkungan, kualitas tata kelola destinasi yang rendah, pelayanan pariwisata kurang prima, kapasitas sumber daya manusia pariwisata yang masih rendah, keterbatasan aksesibilitas udara, darat, dan laut, kekurangan investasi sektor pariwisata, dan minimnya kesiapsiagaan terhadap bencana.
Menurut Lestari, sejumlah isu di sektor pembangunan pariwisata yang menjadi catatan Bappenas itu harus menjadi perhatian para pemangku kebijakan. Ia mengatakan sejumlah isu tersebut selain membutuhkan perhatian pemangku kebijakan di sektor pariwisata, juga sejumlah kementerian dan lembaga lainnya.
Karena itu, Lestari berharap kolaborasi yang kuat antar kementerian dan lembaga harus segera direalisasikan, dalam upaya mewujudkan pembangunan kepariwisataan yang berkualitas di tanah air.
Baca juga: Sertifikasi SDM Ekonomi Kreatif Harus Mampu Dorong Pelestarian Nilai Budaya
Bersamaan dengan upaya membangun kolaborasi antar kementerian dan lembaga, tambah Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, para pemangku kebijakan juga harus mendorong sejumlah langkah untuk peningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata.
Peningkatan kualitas SDM, menurutnya merupakan faktor penting dalam pengembangan sektor pariwisata yang banyak melibatkan unsur sosial dan budaya di sejumlah daerah tujuan wisata.
Sehingga, meski sejumlah daerah tujuan wisata belum sepenuhnya memiliki kelengkapan infrastruktur yang mendukung, dengan kualitas SDM pariwisata yang berkualitas diharapkan tetap mampu menarik wisatawan.
“Potensi sektor pariwisata nasional harus mampu dimanfaatkan dan ditingkatkan dengan berbagai upaya, sehingga mampu ikut mendukung peningkatan kinerja perekonomian nasional,” tutup Lestari.
(Z-9)
ANAK muda di daerah didorong untuk mampu mengembangkan potensi lokal. Misalnya dengan melakukan inovasi di sektor pertanian dan agroindustri.
Telkom terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembangunan Indonesia melalui berbagai sektor, termasuk pelestarian lingkungan dan peningkatan perekonomian
SEBAGAI negara dengan biodiversitas tinggi, Indonesia memiliki beragam produk pertanian hingga perkebunan yang unik. Bumi Indonesia juga kaya akan budaya yang membuatnya berciri khas.
Kabupaten ini juga harus membaca peluang besar potensi wisatawan yang datang dari Riau dan provinsi sekitarnya.
Tahun ini target pajak daerah di Kabupaten Cianjur ditetapkan sebesar Rp271,9 miliar. Hingga saat ini realisasi penerimaannya masih terus berprogres.
Pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus disinergikan dengan pemanfaatan berbagai potensi di perdesaan dalam upaya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved