Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUSEN peralatan keselamatan mobil Swedia-Amerika, Autoliv, Kamis (13/7), mengatakan pihaknya ingin menutup fasilitas di Jerman dan Inggris sebagai bagian dari langkah pemotongan biaya. Ini dilakukan sebagai tanggapan atas tekanan dari melonjaknya inflasi.
Pada awal Juni, produsen produk terkemuka dunia seperti sabuk pengaman dan kantung udara itu mengumumkan akan memangkas staf globalnya sebanyak 8.000 orang. Perusahaan mengatakan, Kamis, bahwa mereka bertujuan menutup pabrik di Elmshorn, Jerman, dan mengonsolidasikan pusat teknisnya dan sebagian besar aktivitas yang berhubungan dengan pelanggan ke fasilitas lain di Dachau pada awal 2025. Langkah ini akan memengaruhi 500 karyawan.
Autoliv menambahkan bahwa pihaknya sedang mengevaluasi kemungkinan penutupan fasilitas tenun tekstilnya di Congleton, Inggris, yang akan memengaruhi sekitar 250 karyawan. Tujuannya yakni merelokasi produksi pada akhir 2025.
Baca juga: Keuntungan TCS India Dipengaruhi Barat sebagai Pasar Utama
"Sejalan dengan pengumuman kami sebelumnya, ini tindakan pertama dalam mengurangi total tenaga kerja kami dan langkah penting dalam optimalisasi jejak geografis kami," kata CEO Autoliv Mikael Bratt dalam suatu pernyataan. Pada Juni, Autoliv mengatakan sedang bernegosiasi untuk mengamankan harga karena berjuang untuk meneruskan peningkatan biaya produksi kepada pelanggannya yaitu pembuat mobil.
Di Eropa, kehadiran terkuat grup ini ada di Rumania. Di negara itu grup ini mempekerjakan 10.500 orang.
Baca juga: Selandia Baru Tahan Suku Bunga karena Inflasi bakal Turun
Autoliv memiliki sekitar 2.500 karyawan di Polandia serta masing-masing sekitar 2.000 di Hongaria dan Prancis. Di luar Eropa, perusahaan mempekerjakan 15.000 orang di Meksiko, 9.000 di Tiongkok, 4.000 di Thailand, dan 3.000 di Turki.
Pada April, perusahaan mengumumkan sedang membangun pabrik baru di Vietnam. Pabrik didirikan untuk memproduksi bantal dan kain kantung udara. Diperkirakan pabrik itu akan mempekerjakan hingga 2.000 orang. (AFP/Z-2)
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Simak panduan lengkap tips berkendara aman di musim hujan. Pelajari teknik menghindari aquaplaning dan persiapan kendaraan agar tetap selamat di jalan.
Dalam Diklat tersebut Astra Cipali menghadirkan pakar keselamatan berkendara, Sony Susmana.
UPAYA menekan tingginya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar kembali mendapat sorotan melalui kegiatan edukasi keselamatan berkendara di SMAN 6 Kota Depok, Kamis (20/11).
Kilatan strobo dan suara sirine bisa menyilaukan, membuat orang kehilangan fokus, bahkan meningkatkan risiko kecelakaan, apalagi ketika visibilitas rendah.
"Anggota yang dilibatkan dari TNI-Polri. Operasi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,"
POLDA Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2025. Operasi ini digelar selama dua pekan, mulai hari ini, 10 Februari hingga 23 Februari 2025
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved