Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISARIS Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan pihaknya berencana membangun kawasan resort hingga pusat penelitian dan pengembangan (research and development center) di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.
Hal tersebut disampaikan Ahok saat meninjau langsung progres pembangunan IKN, pada Senin (10/7).
“Pertamina is the real investor for IKN,” ungkapnya dalam keterangan resmi.
Baca juga : KPK Panggil Ahok. Kasus Apa?
Ahok menuturkan investasi rencana pembangunan resort dan pusat penelitian oleh Pertamina di IKN akan terealisasi sebelum Agustus 2024.
Dalam kunjungan tersebut, Ahok bersama Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi dan rombongan mengunjungi lokasi Titik Nol IKN, yang merupakan titik geodesi referensi serta meninjau pembangunan Jalan Sumbu Kebangsaan Barat melalui Menara Pandang Sumbu Barat, yakni jalan yang menghubungkan antara istana negara di IKN hingga Mangrove Ecopark.
Otorita IKN, kata Thomas, menyambut baik dukungan Pertamina tersebut. Ia menjelaskan perusahaan pelat merah itu akan membangun kawasan resort dengan 1.000 kamar di lahan ibu kota baru, lalu membuat lapangan golf 36 holes.
Baca juga : Menteri PUPR Pastikan Istana Negara-Kantor Presiden di IKN Selesai Juli 2024
"Dan juga universitas bertema vokasi, dan juga rumah sakit," ucapnya.
Thomas menambahkan PT Pertamina (Persero) juga akan memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang disiapkan untuk menunjang kemudahan berusaha di IKN seperti tax holiday, super tax deduction, dan berbagai fasilitas kemudahan berusaha lainnya. (Z-1)
Baca juga : Diminta Mundur dari Jabatannya, Ahok Serahkan ke Erick
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut kegiatan bermain golf yang dilakukannya saat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) sebagai hal yang lumrah.
Ahok menyatakan tidak pernah mendapat laporan mengenai hal tersebut. Ahok mengaku tidak mengenal Riza Chalid.
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan kesaksian keras dan emosional dalam sidang dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di PT Pertamina (Persero).
Menjawab pertanyaan jaksa, Ahok yang merupakan Komisaris utama Pertamina periode 2019-2024 mengaku belum bergabung dengan Pertamina.
Selain itu, Ahok mengaku tidak mengetahui soal penghitungan kerugian negara dalam perkara ini yang nilainya mencapai Rp285 triliun, sebagaimana tuduhan jaksa.
Ahok bersaksi di sidang korupsi migas Rp285 triliun. Ia menyebut lapangan golf sebagai tempat negosiasi bisnis yang paling sehat dan murah.
KEHADIRAN mantan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dianggap dapat menjadi landasan Kejaksaan dalam penanganan perkara Korupsi Pertamina.
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut kegiatan bermain golf yang dilakukannya saat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) sebagai hal yang lumrah.
Ahok mengatakan selama ia menjabat tak ada laporan temuan dari BPK soal sewa kapal dalam sidang anak Riza Chalid Kerry Adrianto di sidang perkara korupsi tata kelola minyak mentah
Ahok membantah adanya laporan intervensi Riza Chalid terkait sewa Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) selama dirinya menjabat. Itu disampaikan dalam sidang korupsi tata kelola minyak mentah
Ahok menyatakan tidak pernah mendapat laporan mengenai hal tersebut. Ahok mengaku tidak mengenal Riza Chalid.
Ahok mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan subsidi energi yang selama ini diterapkan pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved