Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PUPUK pembenah tanah organik padat berbasis mikrob bisa menjadi pelengkap pupuk organik cair dan granul untuk memenuhi kebutuhan subsidi petani.
"Pupuk pembenah tanah organik padat berbasis mikrob juga bisa jadi pemulih kemasaman (kealkalian) tanah, memperbaiki unsur hara tanah, pH (derajat keasaman) tanah, memperbaiki kesehatan tanah, serta meningkatkan produktivitas hasil dan kualitas hasil pertanian," ungkap Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara Gerry Hukubun melalui keterangan tertulisnya, Minggu (11/6).
Baca juga: Lebih Hemat, Para Petani Mulai Beralih Gunakan Pupuk Organik
Dia menjelaskan dirinya pernah beberapa kali ke lahan petani melihat langsung pupuk pembenah tanah organik padat berbasis mikrob tersebut.
"Saat digunakan petani, hasilnya sangat signifikan, meningkat, dan bagus," tuturnya.
Selain itu, lanjut dia, harga pupuk organik hayati dari mikrob itu jauh lebih murah dan mampu memberikan hasil maksimal serta buatan dalam negeri. Karena itu, sebaiknya dimanfaatkan dan dioptimalkan.
"Usulan saya Pak Jokowi dapat mencari tahu perusahaan-perusahaan anak negeri yang memproduksi ini dan dapat memanfaatkan pupuk ini untuk memenuhi kebutuhan petani di Indonesia," tutupnya.
Baca juga: Jokowi Minta Petani Gunakan Pupuk Organik untuk Kurangi Ketergantungan Impor
Sebelumnya, awal April lalu Presiden Joko Widodo semringah tatkala melihat padi-padi petani di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menggunakan pupuk organik.
Ia pun meminta daerah lain ikut memaksimalkan penggunaan pupuk organik untuk padi demi mengurangi ketergantungan impor.
Menurutnya, pupuk organik memiliki banyak nilai plus. Pertama, pupuk organik dapat digunakan sebagai alternatif saat stok pupuk kimia sulit didapat.
Jokowi sempat mengungkapkan kesulitan mendapatkan suplai pupuk serta bahan baku pupuk juga tengah dialami oleh negara lain sebagai dampak dari konflik Rusia dan Ukraina yang merupakan negara penghasil pupuk.
Nilai plus lainnya dengan penggunaan pupuk organik yaitu mengurangi biaya yang harus dikeluarkan petani dan mengurangi kerusakan lingkungan. (RO/S-2)
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
PENYALURAN pupuk bersubsidi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) pada hari pertama di 2026 langsung diserbu para petani.
PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia resmi menandatangani kontrak pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di 2026.
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mencatat penjualan pupuk nonsubsidi sebesar 836 ribu ton melalui program One Day Promotion (ODP) yang digelar di 10 provinsi.
Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113 Tahun 2025 sebagai revisi atas Perpres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Prabowo secara langsung menyematkan tanda kehormatan kepada para perwakilan penerima sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa.
Dari swasembada di sektor pangan, lanjut Prabowo, mimpinya untuk melihat keterjangkauan harga di masyarakat dapat tercapai.
Di sisi distribusi, Bulog telah menyalurkan vantuan pangan sebesar 708 ribu ton sebagai perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved