Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PBA (Perkumpulan Bumi Alumni) berencana menggelar turnamen golf dan eksibisi UMKM pada September 2023. Turnamen golf dan eksibisi UMKM ialah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh PBA. Acara tersebut bertujuan meningkatkan produk UMKM binaan PBA untuk bisa naik kelas ke nasional dan internasional.
"Biasanya selain ada turnamen golf, dibarengi juga dengan acara pameran produk-produk UMKM," jelas Ketua PBA Ary Zulfikar dalam keterangan tertulis, Rabu (7/6). Tercatat PBA sudah dua kali menyelenggarakan turnamen golf, yakni 2020 dan 2022. Pada 2021 ditiadakan karena ada covid-19.
Dari tahun ke tahun acara yang diselenggarakan PBA berhasil mempertemukan antara pelaku bisnis UMKM dan para pembeli yang berasal tidak hanya dari peserta golf dan masyarakat umum. Nilai transaksi bisnis yang dihasilkan juga terus mengalami peningkatan. Selain itu yang terpenting ialah kesadaran produk UMKM yang dikelola PBA semakin dikenal luas.
Baca juga: Sibuk Tahun Politik, Peluang Investasi Terancam Terganggu
Selaku Ketua Dewan Pembina PBA, Bambang Soesatyo menyambut baik rencana penyelenggaraan turnamen golf dan eksibisi UMKM yang dilakukan oleh PBA. Apalagi terbukti turnamen tersebut berdampak sangat positif terhadap pelaku bisnis UMKM.
"Kami sangat mendukung event turnamen golf dan eksibisi UMKM sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan level produk-produk UMKM dan bagian dari ajang promosi yang dilakukan oleh PBA," ujarnya saat menerima kedatangan para pengurus PBA. Apalagi pihaknya memiliki komitmen untuk mendorong para pelaku bisnis UMKM untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kapasitas bisnis, tidak hanya bermain di industri kecil tetapi juga mulai merambah usaha menengah dan besar. "Bahkan saya sangat mendorong agar, produk UMKM yang dikelola PBA untuk ekspor juga ke luar negeri," ujarnya.
Baca juga: Tekan Pemanasan Global, Investasi Efisiensi Energi Harus Naik Tiga Kali Lipat
Kepedulian Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam bisnis UMKM diwujudkan dengan membuat usaha yang bernama PT BAMS di bidang industri olahan makanan ringan di Banjarnegara. Ia berharap agar PBA nanti bisa berkolaborasi dan bekerja sama dengan PT BAMS untuk mengembangkan bisnis UMKM.
Menurutnya, pasar produk UMKM masih sangat besar, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga hingga ke luar negeri. Dalam kesempatan tersebut, PBA mengusulkan menggarap pasar ekspor bekerja sama dengan diaspora Indonesia yang tersebar di berbagai negara. (Z-2)
Kualitas pendidikan bisnis menjadi faktor penentu daya saing nasional. Standar global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Bersama istrinya, Kak Ciwid, Pakde Prayogo membangun HIQWEEN sebagai solusi masalah flek hitam.
Jika geocoding tradisional sering kali hanya menempatkan pin di tengah bangunan atau jalan utama, inovasi ini memungkinkan pengguna menentukan titik presisi hingga ke pintu masuk gedung.
Pertama, Rezky telah meresmikan lapangan padelnya di kawasan Bintaro. Terbaru, ia baru saja membuka Monarch Padel Club di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, pada Sabtu, (14/2).
MENUTUP 2025, pertumbuhan bisnis BRI Life meningkat signifikan. Ini ditunjukkan oleh pertumbuhan profit meningkat 25,4% dari Rp760,4 miliar pada 2024 menjadi Rp954 miliar pada 2025.
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved