Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Anwar Sanusi, berharap Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) dapat menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kompeten melalui transformasi dari segala aspek.
Hal ini disampaikannya, saat menjadi pembicara pada kuliah umum Polteknaker dengan tema "Tantangan dan peluang kebijakan ketenagakerjaan di era revolusi industri dan transformasi digital", di Jakarta, Rabu (31/5).
Untuk itu, Sekjen Anwar mengatakan Polteknaker di masa depan harus mampu terus berkembang dan bertransfromasi dalam bidang pendidikan dan pelatihan tenaga kerja di Indonesia.
Baca juga: Indonesia Berbagi Pengalaman Biaya Rekrutmen dan Mobilitas Tenaga Kerja
Beberapa pengembangan harus di lakukan di antaranya Polteknaker perlu memperluas program studi yang dapat menyesuaikan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.
Poltekner Diminta Tekankan pada Kewirausahaan dan Inovasi
Hal ini termasuk memperkenalkan program studi baru yang berfokus pada teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), energi terbarukan, dan sektor industri lain yang sedang berkembang. Termasuk juga diikuti peningkatan fasilitas dan infrastruktur yang modern dan lengkap.
"Ke depannya dalam menghadapi tantangan masa depan, Polteknaker dapat memberikan penekanan yang lebih besar pada kewirausahaan dan inovasi," kata Sekjen Anwar.
Baca juga: Pemerintah Terus Tingkatkan Kompetensi Ahli K3
Lebih lanjut Sekjen Anwar menambahkan, Polteknaker harus memperkuat kemitraan dan kolaborasi dengan industri, baik skala nasional maupun internasional.
"Termasuk membangun dan mengembangkan jejaring dengan alumni dan perusahaan yang nantinya dapat dijadikan informasi peluang kerja, pertukaran pengetahuan, dan dukungan bagi mahasiswa dan alumni Polteknaker," jelasnya.
Baca juga: Menaker Kemukakan Pentingnya Keberadaan LKS Tripnas dan Depenas
Terakhir, Polteknaker harus berupaya meningkatan kualitas pengajar dengan terus mengembangkan kemampuan mereka melalui pelatihan dan pendidikan lanjutan.
"Saya menyampaikan kepada seluruh civitas Polteknaker terus melakukan pengembangan perguruan tinggi untuk mewujudkan tata kelola yang baik sesuai dengan prinsip Good University Governance (GUG)," tutup Sekjen Anwar. (RO/S-4)
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
K3TAB 2025 menghadirkan aturan baru untuk tingkat politeknik, yakni setiap tim wajib terdiri dari satu mahasiswa penerima beasiswa dan dua mahasiswa non-beasiswa.
SPP Poltekpar cuma Rp2 jutaan, masa tunggu bekerja maksimal tiga bulan.
Sebanyak 74 mahasiswa dari 11 universitas di Indonesia termasuk mahasiswa politeknik di bawah naungan Kemenperin menerima beasiswa.
Dalam wisuda kali ini, Politeknik STMI Jakarta berhasil meluluskan sejumlah 283 lulusan yang berasal dari lulusan Program Reguler Sarjana Terapan dan 19 wisudawan Program Setara Diploma-1.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, ingin lulusan Politeknik Harapan Bersama (Harber) bersiap-siap menjadi warga global.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Sektor periklanan menyerap lebih dari 70 ribu tenaga kerja dan mencatat pertumbuhan pengeluaran iklan digital hingga 12% per tahun.
Menaker menegaskan percepatan produktivitas nasional membutuhkan keterlibatan aktif pemangku kepentingan pemerintah, industri, akademisi, profesi, dan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved